Debat Kedua, Calon Bupati Nomor Urut 02 Tidak Hadir
Politik

Debat Kedua, Calon Bupati Nomor Urut 02 Tidak Hadir

Grogol,(sukoharjo.sorot.co)--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo menggelar debat publik putaran kedua Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sukoharjo 2020, Sabtu (21/11/2020). Debat dengan moderator Putri Ayuningtyas yang berlangsung di sebuah hotel di Kecamatan Grogol, Sukoharjo tersebut tidak dihadiri salah satu calon.

Dari pantauan di lokasi, calon yang tidak hadir yakni Calon Bupati Nomor urut 02, Joko Santosa. Joko.

Menurut Ketua KPU Sukoharjo, Nuril Huda, ketidakhadiran Joko Paloma dalam debat Pilkada putaran II sudah disertai izin dari pihak Paslon urut nomor 02. Izin tersebut berdasarkan surat Nomor: 02 pmh/pp-joswi/XI/2020 yang diberikan Joswi kepada KPU Sukoharjo.

"Cabup nomor urut 02 berhalangan untuk hadir. Sudah izin kepada kami, dilampiri surat keterangan dari dokter," katanya saat memberi sambutan.


Hal inilah membuat Calon Wakil Bupati Sukoharjo nomor urut 02, Wiwaha Aji Santosa seorang diri saat menghadiri debat publik putaran kedua ini. 

Sementara itu, Paslon nomor urut 01 Etik Suryani-Agus Santosa (EA) hadir dengan mengenakan kemeja berwarna putih lengan panjang senada dengan dengan kemeja yang dikenakan Wiwaha Aji Santosa. Dalam kesempatan itu, Etik Suryani turut memberikan doa kepada Joko Santosa.

"Semoga Pak Joko Santosa lekas sembuh," ucapnya.

Saat dikonfirmasi, Eko Sapto Purnomo Ketua Tim Pemenangan JosWi menyampaikan, saat ini Joko Santosa masih melakukan pemeriksaan di salah satu rumah sakit di Sukoharjo.

"Beliau (Joko Santosa) diminta untuk istirahat terlebih dahulu, belum diputuskan apakah opname atau tidak, ini sedang dalam proses pemeriksaan kondisi," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Sapto juga meminta doa kepada masyarakat luas agar Joko Santosa segera diberi kesembuhan.

"Doakan mudah-mudahan segera diberikan kesembuhan dan langsung di perbolehkan pulang dan segera beraktivitas kembali," pintanya.

Pada debat kedua ini, materi yang diusung adalah peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.