Pupuk Bersubsidi di Sukoharjo Dipastikan Aman Saat Musim Tanam
Peristiwa

Pupuk Bersubsidi di Sukoharjo Dipastikan Aman Saat Musim Tanam

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Kebutuhan pupuk bersubsidi musim tanam pada bulan November ini diakui cukup karena mendapat tambahan alokasi. Disisi lain, target produksi padi 2020 baru mencapai 84 persen.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagkop UKM) Kabupaten Sukoharjo, Sutarmo mengatakan, untuk musim tanam saat ini kondisi pupuk bersubsidi tercukupi karena ada tambahan alokasi dari pemerintah.

"Untuk alokasi tambahan Sukoharjo mendapat tambahan pupuk Urea 3.000 ton," katanya, Kamis (5/11/2020).

Dari alokasi tersebut, khusus untuk Kecamatan Tawangsari masih ada kendala. Karena penyaluran didasarkan elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK). Sedangkan e-RDKK dari Kecamatan Tawangsari tidak sebanding dengan kebutuhan. 

"Ya, tambahannya urea saja," ucapnya singkat.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Netty Harjianti mengatakan, sebagian petani sudah mulai tanam. Netty memastikan, ketersediaan pupuk sampai Desember mendatang cukup aman.

"Asalkan, penggunaan pupuk jangan berlebihan, gunakan pupuk organik atau pupuk hayati, kekurangan pupuk dapat dicukupi dengan membeli pupuk non subsidi yang disediakan juga oleh Kios Pupuk Lengkap," papar Netty.

Kemudian, bagi petani yang sudah memiliki kartu tani agar digunakan untuk pembelian pupuk bersubsidi. Namun jika ada permasalahan, maka untuk menghubungi penyuluh pertanian di wilayahnya.

"Untuk mendapatkan pupuk bersubsidi tahun 2021 agar petani segera memastikan sudah masuk dalam pendataan dan diinput ke dalam e-RDKK Tahun 2021. Bagi petani yang sudah memiliki kartu tani tetapi kartunya tidak aktif, mati atau kadaluwarsa maka segera diaktifkan ke bank," ujarnya.

Lalu terkait target produksi padi 2020, Netty menyebut targetnya sebesar 355.629 ton Gabah Kering Giling (GKG). Kemudian, capaian produksi sampai bulan September 2020 sebesar 299.390 ton GKG atau 84,19 %

"Sampai dengan akhir tahun 2020 nanti, harapannya target produksi bisa tercapai. Yang bulan Oktober belum terkumpul datanya dan sedang dalam perhitungan. Masih ada produksi Nopember dan Desember," tandasnya.