Pandemi Corona, Puluhan Personil Siap Masak 24 Hari di Dapur Umum
Sosial

Pandemi Corona, Puluhan Personil Siap Masak 24 Hari di Dapur Umum

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menyediakan dapur umum Satgas Covid-19 untuk masyarakat yang terdampak wabah virus Corona. Dapur umum yang mulai beroperasi hari ini Jumat (24/4/2020) didirikan di kompleks Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GP3D) Graha Wijaya.

Dalam masak ini, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, bersama Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo, Dandim 0726 /Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi, Kajari Sukoharjo Tatang dan Ketua DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi terjun langsung ke dapur umum untuk ikut mengeksekusi.

Disampaikan Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, dapur umum ini beroperasi selama bulan Ramadhan. Makanan yang disiapkan untuk warga terdampak khususnya kaum dhuafa tersebut dibagikan merata di 12 Kecamatan. Sedangkan untuk pembagiannya akan dilakukan oleh pihak desa, dengan dikawal oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas secara door to door.

"Dapur umum akan beroperasi 24 hari, Senin hingga Jumat. Dengan jumlah 850 box per kecamatan," katanya.

Pendistribusian bergiliran di 12 Kecamatan, sehingga masing-masing kecamatan akan mendapat jatah dua kali pembagian. Sementara itu untuk hari pertama ini yakni Kecamatan Polokarto. Menu yang disajikan lengkap, nasi, sayur, lauk dan buah. 

Usai memasak yang dikerjakan anggota Tagana, Polres dan Kodim, makanan langsung di distribusikan ke kecamatan yang sudah terjadwal. Dengan aksi dapur umum ini, Bupati juga memastikan bahwa di kabupaten Sukoharjo tidak ada warganya yang kelaparan.

"Sampaikan pada kami kalau ada warga yang kekurangan. Kami pastikan tidak ada warga Sukoharjo yang kelaparan. Dapur Umum Satgas Covid19 siaga 24 jam di GPPPD Wijaya," bebernya.

Dandim 0726 /Sukoharjo, Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa menambahkan, saat ini banyak masyarakat kurang mampu di desa-desa yang mengalami kesulitan. Untuk itu, dengan dapur umum tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu.

"Nasi box hasil masakan dapur umum ini kami bagikan tiap sore hari sehingga bisa digunakan untuk berbuka puasa," terangnya.

Sementara itu koordinator dapur umum Kapten Inf Sutrisno menambahkan, untuk satu kali masak membutuhkan 100 kg beras. Dapur umum ini sendiri dikerjakan oleh 25 personil gabungan, yakni dari Kodim, Polres, Brimob, dan BPBD.

"Menunya setiap hari berbeda-beda, dan sudah ada jadwalnya, tapi setiap hari ada ayam. Pembagian untuk warga kurang mampu dan dibagikan sesuai dengan anggota keluarga, jika ada 5 kita beri 5," tandasnya.