Pemuda Asal Sukoharjo Raih Juara Satu Lomba Vlog Tingkat Nasional
Info Ringan

Pemuda Asal Sukoharjo Raih Juara Satu Lomba Vlog Tingkat Nasional

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Andika Bagas Dirgantara (19) pemuda asal Dusun Tegalharjo RT 03/RW 04 Kelurahan Carikan, Kecamatan Sukoharjo berhasil meraih juara pertama lomba blog dalam rangka Hari Peringatan Sampah Nasional (HPSN) yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia.

Pemuda lulusan SMAN 1 Sukoharjo ini mengungkapkan, ia mengikuti lomba vlog ini lantaran hobinya dalam membuat film. Sehingga saat mengetahui adanya lomba vlog tersebut dari Instagram, ia pun langsung tertarik dan ingin tahu tentang sampah. Tak menunggu lama ia langsung melakukan riset untuk menentukan konsep video vlog yang akan ia buat.

Dalam vlognya itu ia menggandeng seorang talent bernama Hanif Warsian. Sementara itu dalam video yang berdurasi tiga menit ini menceritakan seorang pemuda yang pulang dari minimarket. Ditengah perjalanan pulang pemuda tersebut mendapati tumpukan sampah dan mencari tahu kemana sampah-sampah ini dibawa, hingga akhirnya sampailah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Mojorejo, Kecamatan Bendosari.

"Di TPA Mojorejo, pemuda ini mendapati tumpukan sampah dan terus bertambah tiap harinya bahkan mencampai 130 ton sampah yang masuk setiap harinya, dan jika tidak disikapi dengan baik maka akan terus menggunung," katanya saat ditemui di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukoharjo, Jumat (12/7/2019).

Meskipun membutuhkan waktu satu Minggu untuk proses produksi video vlognya ini. Namun pemuda yang sering disapa Bagas ini mampu menyingkirkan ratusan peserta dan masuk dalam delapan besar finalis lomba. Ia pun lantas diundang oleh KLH Republik Indonesia pada 5 Juli lalu di Jakarta. 

Tidak disangka, pemuda calon mahasiswa Institut Seni Jakarta ini berhasil menyabet juara 1 dan berhak mendapatkan piala, satu unit kamera Gopro Seven, dan uang pembinaan sebesar Rp 7,5 juta.

"Di video vlog ini saya ingin menyampaikan jika program dari pemerintah melalui dinas terkait untuk mengurangi dan penanganan sampah itu banyak. Tapi program itu akan sia-sia jika setiap orang tidak ada kesadaran, sehingga masyarakat umum harus peduli akan sampah," ucapnya.

Sementara itu, setelah berhasil meraih juara 1 ini ia akan mengikuti lomba ditingkat provinsi. Hal ini ia lakukan tak lain untuk mengharumkan nama Kabupaten Sukoharjo.