Kepergok Beli Ciu, Sepasang Muda-mudi Asal Jawa Timur Diciduk Satpol PP
Hukum & Kriminal

Kepergok Beli Ciu, Sepasang Muda-mudi Asal Jawa Timur Diciduk Satpol PP

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Sepasang muda-mudi asal Jawa Timur diamankan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo, karena kedapatan membawa minuman keras (miras) jenis ciu di wilayah Kecamatan Mojolaban, Selasa (9/7/2019).

Dua muda mudi itu masing-masing berinisial YR (17), warga asal Blitar dan R (16) perempuan warga asal Tulungagung. Dikatakan Kepala Satpol PP Sukoharjo, Heru Indarjo, kedua muda-mudi itu diamankan saat berada salah satu warung kelontong yang juga menjual miras ciu.

"Saat anggota sedang operasi, melihat dua pemuda punk ini sedang berisitirahat di warung, lalu anggota meminta keduanya membuka tas dan ternyata isinya miras jenis ciu 26 liter," paparnya.

Mendapati hal itu, anggota langsung meminta keterangan keduanya maupun dari warung tersebut. Saat dimintai keterangan, pemilik warung tidak mengelak lantaran sudah terbukti adanya puluhan botol miras tersebut. 

"Biasanya pemilik warung mengelak, tapi ini langsung mengaku karena sudah terbukti dari dua muda mudi ini," imbuhnya.

Sementara itu menurut pengakuan dari dua muda mudi tersebut, ia membeli ciu untuk dijual lagi di acara konser di daerah asalnya Jawa Timur. Mereka mengaku sudah lima kali membeli ciu di lokasi tersebut.

"Dia beli Rp 15 ribu per liter, lalu dijual lagi Rp 50 ribu per liter. Ngakunya dijual ke acara konser besok. Awalnya belinya cuma 10 liter tetapi karena untungnya banyak, jadi belinya juga ditambah. Ini tadi katanya membawa uang Rp 500 ribu untuk beli miras Rp 400 ribu untuk transport naik bus Rp 100 ribu," terangnya.

Karena masih dibawah umur, keduanya hanya diminta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya dan diberi pembinaan. Namun apabila nanti tertangkap lagi dengan hal yang sama, pihaknya tidak serta merta langsung menyidangkan perkara itu.

"Ini sementara kita beri pembinaan, kita minta membuat surat pernyataan, KTP juga belum punya, kartu identitas lainnya juga tidak dibawa. Tapi jika nanti kedapatan lagi akan kita sidangkan," pungkasnya.