Libur Lebaran, Rumah Produksi Jenang Alot di Sukoharjo Dibanjiri Pembeli
Ekonomi

Libur Lebaran, Rumah Produksi Jenang Alot di Sukoharjo Dibanjiri Pembeli

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Musim libur lebaran pasca Hari Raya Idul Fitri menjadi berkah bagi sejumlah penjual makanan khas tradisional di Sukoharjo. Salah satunya rumah produksi jenang asli Harso Mulyono yang sudah berdiri sejak tahun 1964 di Dukuh Randusari, Kelurahan Joho, Kecamatan Sukoharjo.

Seorang salah satu karyawan, Saidi, peningkatan omzet pada lebaran kali ini mengalami peningkatan hingga tiga kali lipat dibanding hari-hari biasa. Pesanan jenang alot datang dari warga untuk hidangan saat Lebaran maupun dari pemudik yang ingin kembali ke tempat perantauan. Banyak pembeli berasal dari luar daerah seperti Papua, Sulawesi, dan Jakarta yang rela mengantri untuk memborong makanan khas Sukoharjo sebagai buah tangan.

"Hari biasa pemasakan hanya 1-2 kali, kalau lebaran ini sampai 11 kali," ucapnya, Sabtu (8/6/2019).

Disinggung mengenai omset, untuk lebaran ini ia mengaku mampu meraih Rp 15 juta per hari. Yang mana dibandingkan dengan hari biasa hanya Rp 5 juta per hari. 

Selain jenang alot, rumah produksi ini juga menjual produk lain seperti krasikan, wingko babat, kue prol dan wajik. Sementara untuk harga bervariasi mulai dari Rp 65-Rp 70 ribu per kotak dengan berat 500 gram.

Salah seorang pembeli dari Jakarta Sarni mengaku memilih jenang alot sebagai oleh-oleh karena makanan ini sangat khas dan jarang ditemui di kota Jakarta.

"Saya kalau pulang kampung selalu mampir kesini, dan ini saya beli sebagian untuk hidangan di rumah dan sebagian untuk dibawa ke Jakarta," paparnya.