Ditangani Dua Dokter Spesialis, Kasatreskrim Polres Wonogiri Masih Koma
Peristiwa

Ditangani Dua Dokter Spesialis, Kasatreskrim Polres Wonogiri Masih Koma

Grogol,(sukoharjo.sorot.co)--Menjadi korban pengeroyokan saat melerai dua kelompok silat di Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, pada Rabu (8/5) malam, Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya Ramdhani hingga Senin (13/5) belum sadarkan diri.

Menurut Kepala Bidang (kabid) Palayanan Medis Rumah Sakit Dr Oen Solo Baru, Dr Yohana Denyka Kurniawati, sejak masuk rumah sakit pada Kamis (9/5) dini hari hingga Senin (13/5), AKP Aditia masih dalam keadaan koma. Pasien dirawat secara intensif di ruang ICU Rumah Sakit Dr Oen Solo Baru dengan luka berat di sekujur tubuhnya termasuk bagian kepala korban.

"Kondisi pasian saat sampai di Rumah Sakit Dr. Oen Solo Baru kondisinya berat, dan dalam kondisi tidak sadar. Ditemukan ada multiple jejas di bagian kepala, dan lecet-lecet hampir sekujur tubuh pasien," katanya saat Jumpa Pers di Rumah Sakit Dr Oen Solo Baru, Senin (13/5).

Setelah tim medis melakukan pemeriksaan dan penunjuang diagnosa, ditemukan cidera kepala berat, yakni pendarahan di bagian otak. Sehingga tim medis harus melakukan operasi, untuk mengangkat pendarahan di bagian otak tersebut. 

"Operasi yang kemarin dilakukan untuk mengambil bekuan darah yang bisa diambil, namun dari hasil CT scannya pendarahan cukup luas, tapi secara keseluruhan operasi berjalan lancar," imbuhnya.

Dia menambahkan, pihaknya telah melakukan tindakan medis sesuai standart dan prosedur dan saat ini tengah dilakukan perawatan secara intensif. Selama dirawat di Rumah Sakit Dr Oen Solo Baru, AKP Aditia ditangani oleh dua dokter, yaitu dokter bedah saraf dan anestesi.