Dewan Ketahanan Nasional Pantau Kondisi Sosial Politik Jelang Pemilu
Politik

Dewan Ketahanan Nasional Pantau Kondisi Sosial Politik Jelang Pemilu

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Jajaran Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas) melakukan Pengkajian Daerah mengenai situasi sosial dan politik di wilayah Sukoharjo. Tim Wantannas yang diwakili oleh Pembantu Deputi Bidang politik Nasional Brigjen Pol Ismail Bafadal diterima langsung Ketua Bawaslu Sukoharjo Bambang Muryanto di Ruang Sidang Bawaslu, Kamis (14/3).

Bambang Muryanto memapaparkan Aplikasi Pelaporan dan Aplikasi Partisipasi Masyarakat sebagai terobosan Bawaslu Sukoharjo dalam menunjang tugas pengawasan. Ia juga menyampaikan penanganan pelanggaran yang pernah ditangani oleh Bawaslu Sukoharjo. Di antaranya pelanggaran administrasi, penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) dan pengawasan terhadap Penyusunan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Kita menyampaikan sampai saat ini di Kabupaten Sukoharjo belum ada pelanggaran tindak pidana pemilu pada pelaksanaan Pemilihan Umum Anggota DPR DPD dan DPRD serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019," papar Bambang.

Adapun rombongan Tim Kajida Dewan Ketahanan Nasional yang melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Sukoharjo terdiri dari Tim Wantannas Pembantu Deputi Bidang politik Nasional Brigjen Pol Ismail Bafadal Brigjen TNI Sugeng, Brigjen Pol Juhantana, Kolonel Laut Rusmana, Kolonel Inf M. Affandi, Sumantri Staf Ahli Dewan Ketahanan Nasional 

Ismail Bafadal menilai dari paparan yang disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sukoharjo dengan dukungan stake holder sudah bertugas seperti yang diharapkan dalam memetakan masalah. Selain berkunjung ke Bawaslu, Wantannas juga melakukan kunjungan ke KPU, Polres dan Kodim 0726 /Sukoharjo.

"Kita ingin melihat kesiapan dilapangan terutama kesiapan penyelanggara Pemilu, sejauh ini kita melihat semua berjalan lancar, semua masalah dapat di tangani dengan lancar. Sepanjang bekerja serius mempedomani aturan yang ada, maka cepat mengatisipasi masalah yang terjadi dan mampu berkoordinasi baik dengan stake holder," ucap Brigjen Pol Ismail Bafadal.