Setahun Tak Sekolah, Uji Coba PTM Siswa Mengaku Bingung
Pendidikan

Setahun Tak Sekolah, Uji Coba PTM Siswa Mengaku Bingung

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Hari pertama pelaksanaan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Sukoharjo dimulai Senin (05/04/2021). Setidaknya ada lima sekolah yang ditunjuk yakni SMP Negeri 1 Sukoharjo, MTs Negeri 2 Sukoharjo, SMA Negeri 1 Sukoharjo, SMK Negeri 1 Sukoharjo dan MAN 1 Sukoharjo.

Di hari pertama uji coba PTM ini ditemukan sejumlah siswa yang masih nampak kikuk dan bingung. Hal ini lantaran ada beberapa aturan baru setelah setahun tidak masuk sekolah.

"Masih kikuk lama tidak masuk (sekolah)," ungkap Dian, salah satu siswa 10 MIPA MAN 1 Sukoharjo.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah MAN Sukoharjo Widoto mengatakan, setidaknya ada 71 siswa mengikuti ujicoba PTM hari pertama. Siswa sejumlah itu dibagi menjadi 4 kelas, yakni kelas 10 IPS, 10 MIPA, 11 IPS dan 11 MIPA. 

"Sekolah menyiapkan lokasi khusus untuk penjemputan karena siswa dilarang menggunakan transportasi umum, namun diperbolehkan membawa kendaraan sendiri," bebernya.

Menurut Widoto, siswa yang tiba ke sekolah langsung dicek suhu tubuhnya lalu dicatat oleh petugas. Lalu, masuk ke kelas yang sudah ditentukan. Namun, bagi siswa yang suhunya diatas 37⁰ diminta untuk pulang dengan dijemput keluarga.

"Sebelum masuk kelas sudah disiapkan tempat cuci tangan dan tisu. Siswa terlebih dahulu cuci tangan, baru masuk kelas," ujarnya.

Di dalam kelas, tempat duduk siswa diatur jaraknya 1,5 meter. Lama jam pelajaran hanya 30 menit, dimana dalam sehari ada 4 mata pelajaran. Selain itu, siswa juga diminta untuk membawa bekal sendiri dari rumah dan tidak boleh bertukar makanan.

Terpisah, di hari pertama uji coba PTM ini secara langsung Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo, Etik Suryani-Agus Santosa melakukan pemantauan di SMP Negeri 1 Sukoharjo. Dalam kesempatan itu, Bupati meminta agar Protokol Kesehatan (Prokes) dijalankan ketat. Bahkan usai pembelajaran selesai, siswa diminta langsung pulang.

"Kalau melihat situasinya aman-aman saja. Siswa datang diantar orang tua dan tidak ada yang yang naik angkutan umum. Semoga berjalan lancar dan tidak ada klaster Covid-19 baru selama uji coba PTM ini," kata Bupati.

Uji coba PTM dilakukan selama 11 hari mulai 5 April hingga 16 April. Setelah itu akan dilakukan evaluasi dan jika berjalan lancar akan disiapkan ujicoba di setiap kecamatan.

"Dalam uji coba, setiap kelas masuknya bergiliran dimana tiap hari 16 siswa dengan kursi diatur agar ada jarak. Setiap hari hanya ada dua mata pelajaran dan tiap mata pelajaran waktunya 30 menit. Tidak ada istirahat dan tidak ada kantin," ucap Bupati.

Dengan pengaturan seperti itu, maka siswa begitu datang langsung masuk kelas mengikuti pelajaran, dan setelah selesai langsung diminta pulang. Selama dikawasan sekolah protokol kesehatan (Prokes) diberlakukan ketat. Masuk sekolah pakai masker, ada pengecekan suhu, juga ada tempat cuci tangan.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo, Darno menambahkan, sebelum uji coba semua guru sudah mendapatkan vaksinasi. Selain itu, pihaknya juga telah mengatur jarak meja belajar antar siswa 1,5 meter.

"Dalam satu kelas masuk sekolahnya bergantian. Jadi, selama ujicoba ada pengawas siswa. Setiap siswa wajib diantar jemput oleh orang tuanya untuk memastikan setelah pulang sekolah tidak berhenti ditempat lain. Selain itu, sekolah juga mengaktifkan grup Whatsapp masing-masing kelas untuk mengecek apakah siswa sudah sampai dirumahnya," tandasnya.