Jelang Pilkada Guru Dipindah, THL Dipecat, Mantan Wakil Bupati Beri Pesan ke Etik - Agus
Pemerintahan

Jelang Pilkada Guru Dipindah, THL Dipecat, Mantan Wakil Bupati Beri Pesan ke Etik - Agus

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Kondisi Kabupaten Sukoharjo sempat memanas jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020. Namun kondisi tersebut saat ini sudah kondusif, mengingat proses Pilkada telah selesai dilaksanakan. Pasangan Etik Suryani-Agus Santosa secara resmi telah ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo terpilih.

Hal itu turut menjadi pantauan mantan Wakil Bupati Sukoharjo dua periode, Muhammad Toha. Pria yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI Komisi 6 tersebut mengaku mendapat beberapa masukan dari masyarakat Sukoharjo.

"Ada laporan guru dipindah, THL (Tenaga Harian Lepas) diberhentikan secara sepihak. Kalau itu sebagai hukuman karena tidak sependapat itu menurut saya kok tidak bijaksana. Mari bangun lagi pemerintahan yang lebih baik dengan mengutamakan kebijaksanaan dalam pemerintah, lha yang sudah ya sudah, kemarin berbeda ya sudah," ungkapnya, Selasa (16/2/2021).

Menyikapi kondisi itu, ia berpesan kepada Etik Suryani dan Agus Santosa sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo terpilih untuk tetap menempatkan kebijaksanaan itu. Mengingat mereka semua adalah masyarakat Sukoharjo, dan pelayanan atau birokrasi di Sukoharjo. 

"Harus bisa jadi ibu dan bapak bagi mereka semuanya, jangan sampai terjadi hal-hal yang membuat konflik-konflik lagi," pesannya.

Sementara itu, terkait dengan THL yang diberhentikan secara sepihak, ia juga berpesan kepada pemerintah yang baru untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut. Terlebih saat ini masih Pandemi Covid-19, yang mana gaji para THL ini hanya sedikit namun justru diberhentikan tanpa diberitahu apa sebabnya.

"Sampaikan kepada masyarakat apa sebabnya, apa alasannya. Kalau alasannya valid dan jelas saya pikir tidak ada masalah. Tapi saat ini masih Pandemi, honorer gaji sedikit, dia benar-benar ingin bekerja tetapi mereka diberhentikan kasihan juga, saya pikir ini menjadi perhatian bagi pemerintahan yang baru untuk bisa lebih bijaksana," ucapnya.

Ia tidak tahu persis berapa jumlah guru yang dipindah ataupun tenaga harian lepas (THL) yang diberhentikan secara sepihak, namun ia mengaku sudah ada laporan masuk terkait hal itu, baik melalui pesan WhatsApp ataupun melalui temannya.

"Sebagai wakil rakyat saya bisanya menyerap aspirasi itu dan menyampaikan kepada yang berkompeten dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Sukoharjo," katanya.

Sebagai informasi, jelang pelaksanaan Pilkada Sukoharjo, tepatnya pada hari Kamis (3/12/2020), puluhan THL di lingkungan Pemkab Sukoharjo yang tergabung dalam Elemen Masyarakat Sukoharjo (Elmasho) menggelar aksi unjuk rasa di Jendral Sudirman tepatnya di depan Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Sukoharjo. Mereka menuntut keadilan lantaran diberhentikan secara sepihak tanpa alasan yang jelas. Padahal selama mengabdi, mereka merasa tak pernah melakukan kesalahan fatal.