Jalani Isolasi Mandiri, Warga Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Susun
Peristiwa

Jalani Isolasi Mandiri, Warga Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Susun

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Saat menjalani isolasi mandiri, Nurjayanto (49) warga Perum Telukan, Kelurahan Telukan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Rusunawa Blok B No 04 Kelurahan Joho, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (05/01/2020).

Kapolsek Sukoharjo Kota, AKP Gerry Armando mengatakan, semula sekitar pukul 10.45 WIB, anak korban Larasati Kurnia hendak menjenguk bapaknya di rusun tersebut. Namun Larasati melihat korban dalam kondisi diam dan kaku. Kemudian anak korban berteriak minta tolong kepada warga rusun lain untuk melihat keadaan bapaknya.

Lalu, mereka menghubungi Bidan Desa Kelurahan Joho dan Polsek Sukoharjo Kota. Tiba di lokasi, petugas langsung melakukan pemeriksaan dan menyatakan korban sudah meninggal dunia.

Menurut informasi dari Kapolsek, korban mempunyai riwayat penyakit jantung dan sempat dirawat di RSUD Ir Soekarno. Saat dirawat pada tanggal 21 Desember 2020 lalu, korban menjalani test PCR dan hasilnya positif Covid-19.

Mengingat hasil test PCR menunjukkan positif Covid-19, korban lantas menjalani perawatan intensif. Lalu pada tanggal 30 Desember 2020, korban kembali melakukan test PCR dan dinyatakan bebas dari virus Corona.

Oleh petugas RSUD Ir Soekarno, Nurjayanto diperbolehkan untuk pulang dan diwajibkan menjalani isolasi mandiri di rumah sampai dengan tanggal 14 Januari 2021. Namun sayangnya belum selesai menjalani isolasi mandiri, Nurjayanto ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

"Iya (ditemukan saat isolasi mandiri). Korban penghuni rusun dan tinggal sendiri, ditemukan pas dikunjungi anaknya," kata Kapolsek Sukoharjo kota.

Kapolsek menyampaikan, sebelum sakit korban tinggal di lantai 3 Rusunawa Blok B Kelurahan Joho, Sukoharjo. Namun lantaran sakit dan tengah isolasi mandiri, korban meminta pindah ke lantai bawah. 

Sementara itu dari hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Sukoharjo dan Dokter Puskesmas setempat, tidak ditemukan tanda - tanda kekerasan dari luar. Bahkan menurut keterangan dari beberapa saksi-saksi, setelah pulang dari RSUD Ir Soekarno, korban sudah dalam keadaan sehat dan tidak mengeluhkan sakit apapun.

"Keterangan dari dokter Puskesmas, korban sudah dinyatakan negatif Covid-19," imbuh Kapolsek.

Setelah dilakukan pemeriksaan, korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Proses pemakaman biasa (tidak protokol kesehatan)," tandasnya.