Terlibat Cinta Terlarang, Oknum Perangkat Desa Diberi Sanksi Awal
Hukum & Kriminal

Terlibat Cinta Terlarang, Oknum Perangkat Desa Diberi Sanksi Awal

Bulu,(sukoharjo.sorot.co)--Jajaran Perangkat Desa Kedungsono, Kecamatan Bulu digegerkan dengan tindak dugaan skandal perselingkuhan salah satu oknum perangkat desa. Perangkat desa yang terbilang masih muda yakni 26 tahun tersebut tersebut berinisial FAP.

Sementara wanita yang diduga menjadi selingkuhannya berinisial TM (41), yang tak lain adalah tetangga sendiri.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Kedungsono, Supriyadi menyampaikan, setelah mendapatkan laporan itu pihaknya langsung melakukan klarifikasi dan pembinaan kepada yang bersangkutan. Selain itu, FAP juga diberi sanksi awal yakni diminta untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

"Sudah kita klarifikasi dan sudah kita bina, kita juga sudah memberi sanksi awal berupa membuat surat pernyataan," ucap Kades di kantornya, Rabu (02/9/2020).

Namun sepertinya sejumlah warga dan Badan Pengawas Desa (BPD) Kedungsono tidak puas dengan sanksi awal yang diberikan. Sehingga mereka tetap menuntut agar FAP diberhentikan dengan tidak hormat dari jabatannya. Menanggapi perihal itu, Supriyadi mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Bulu. 

"Sebenarnya kami juga ingin memberikan sanksi yang berat kepada yang bersangkutan untuk memberi efek jera, tapi kami belum menemukan celah untuk pemberian saksi itu. Tapi dari kemarin kami terus berkoordinasi dengan Pak Camat," katanya.

Diberitakan sebelumnya, dugaan skandal perselingkuhan ini terungkap setelah ponsel milik FAP dibawa oleh istrinya. Lalu istrinya mengetahui ada foto suaminya bersama wanita lain di sebuah kamar hotel. Hingga akhirnya, istri FAP mengunggah foto tersebut di histori WhatsApp milik suaminya.

Dalam status yang diunggah di nomor WA FAP, istrinya memberikan caption Teganya dirimu menyakiti hati anak dan istrimu YAH!!! kau berani JAJAN WANITA LAIN dan kau mengakuinya. Status tersebut diketahui warga pada awal bulan Agustus 2020.