Pandemi Corona, Penjualan Hewan Kurban Beralih ke Online
Ekonomi

Pandemi Corona, Penjualan Hewan Kurban Beralih ke Online

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Pandemi virus Corona membuat banyak hal berubah, termasuk saat ingin membeli hewan kurban. Apalagi Hari Raya Idul Adha tinggal tiga hari lagi.

Kini, pembelian hewan kurban tak melulu dengan melihat langsung dan melakukan transaksi di tempat penjualan. Namun marak pembelian hewan kurban secara online.

Salah satu penjual sapi Ristio warga Desa Jatimalang, Kecamatan Polokarto mengatakan, meski ada Pandemi Covid-19, justru tidak mengurangi niat pembeli hewan kurban. Bahkan permintaannya melonjak dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yakni meningkat sekitar dua kali lipat.

"Kurban tahun kemarin saya menjual 38 ekor sapi. Namun tahun ini meski ditengah pandemi Covid-19, saya sudah menjual 56 ekor sapi," katanya, Selasa (28/7/2020).

Hasil ini tidak lepas dari upayanya menawarkan dagangannya di sosial media (medsos). Selain itu setiap harinya ia juga menjual di Pasar Hewan Bekonang, Mojolaban dan terkadang pembeli juga mendatangi rumahnya. 

Menurutnya, puncak penjualan sapi terjadi sekitar dua minggu lalu. Ia menjual sapinya mulai dari harga Rp 17,5 juta sampai Rp 35 juta, tergantung dari jenis sapi dan beratnya.

"Yang paling banyak dicari yang jenisnya Pegon dan Simental," ucapnya.

Terpisah Lurah Pasar Bekonang, Kasidi menambahkan, untuk saat ini penjualan sudah semakin menurun. Pasalnya masyarakat sudah banyak yang membeli sapi beberapa minggu yang lalu.