KASN Keluarkan Rekom Sanksi Lima ASN, BKPP Mengelak Belum Terima Surat
Peristiwa

KASN Keluarkan Rekom Sanksi Lima ASN, BKPP Mengelak Belum Terima Surat

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Surat rekomendasi sanksi pelanggaran netralitas yang dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Sukoharjo akhirnya dikeluarkan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Lima ASN tersebut adalah Sekda Sukoharjo, Agus Santosa; Guru SDN 2 Tepisari Polokarto, Wiwaha Aji Santosa; Lurah Begajah Sukoharjo, Sri Murdiyanto; Kabid Pengembangan Kesejahteraan Dinsos Sukoharjo, Mukseto; dan Direktur utama Radio FM Dinas Kominfo Sukoharjo, Dewi Erlinawati.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Kepagawaian Pembinaan Pendidikan (BKPP) Kabupaten Sukoharjo, Sumini mengaku belum mendapatkan pemberitahuan dari KASN.

"Belum dapat surat apa-apa dari KASN," katanya, Selasa (28/4/2020).

Lantaran sampai saat ini belum menerima surat dari KASN tersebut, sehingga pihaknya belum bisa memberikan tanggapan secara mendalam. 

"Kita tidak tau nanti sanksinya seperti apa karena belum dapat surat apa-apa," imbuhnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kelima ASN itu melakukan pelanggaran kode etik dan kode perilaku karena telah terlibat kegiatan politik praktis.

KASN memberikan sanksi berupa hukuman disiplin sedang untuk Sekda Sukoharjo, Agus Santosa. Sementara untuk empat ASN lainnya diberi sanksi moral berupa pernyataan secara terbuka sesuai dengan PP No. 42 Tahun 2004.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sukoharjo telah memeriksa sejumlah ASN yang diduga melanggar netralitas ASN. Menurut Ketua Bawaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto, surat rekomendasi dari KASN ini tertanggal 8 April 2020.

"Surat itu tembusannya ke Bupati Sukoharjo, Sekda Sukoharko, Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi, Bawaslu Sukoharjo, dan BKPP Sukoharjo. Jadi seharusnya BKPP sudah menerima," tandasnya.