Sekelompok Pemuda Gondrong Tatoan Bikin Masker dan APD Gratis
Sosial

Sekelompok Pemuda Gondrong Tatoan Bikin Masker dan APD Gratis

Tawangsari,(sukoharjo.sorot.co)--Tidak selamanya berambut gondrong dan tatoan identik dengan preman. Banyak dari mereka justru bersikap sebaliknya. Salah satunya yakni di Kecamatan Tawangsari, pemuda-pemuda bertampang preman ini justru berjiwa sosial tinggi dengan memproduksi masker dan Alat Pelindung Diri (APD) gratis.

Awal pergerakan masker dan APD gratis ini diawali oleh Ari Depressi, warga Tawangsari dan kawan-kawannya Budi Seven, Abdee Rockend, Adhi nugroho dan Anjar Leo mantan wartawan serta dr Diro.

Diketahui mereka berasal dari berbagai kota seperti Solo, Bandung dan Bogor. Para pemuda ini resah dengan kelakuan orang yang tidak bertanggungjawab menimbun masker sehingga harganya melambung tinggi.

"Ini awalnya patungan bersama teman-teman yang basiknya kita memang distro dan outdoor shop jadi paham akan konveksi. Uang terkumpul, lalu beli mesin jahit 1 sama bahan untuk masker beli di Bandung," kata Ari yang membuka usaha distro di Manado ini, Sabtu (11/4/2020).

Aksipun berlanjut dengan membuat Posko Produksi Masker dan APD gratis di Ngadirejo RT 1 RW 7, Desa Watubonang, Kecamatan Tawangsari. Donasipun banyak dan terus mengalir, bahkan semakin banyak relawan yang bergabung salah satunya Karang Taruna Pemuda Satya Manunggal WANI. 

Menurutnya sejauh ini untuk produksi masker, nyaris tidak ada masalah. Bahkan perhari, mereka sanggup memproduksi masker 500 buah. Namun mereka menargetnya akan ditingkatnya menjadi 2.000 buah per hari.

"Penjahit masker ada 3 orang, penjahit APD ada 7, bahkan ada 10 lagi penjahit yang siap, karena dirumahkan konveksinya tutup. Untuk bahan APD sudah ada, cuma kendala di resleting sama karet, 2 hari mencari di Solo belum dapat. Kami berharap Walikota Solo bisa memberi surat sakti, supaya kita bisa leluasa berbelanja, kalah sama konveksi yang gede-gede," paparnya.

Ari menjelaskan, setiap donasi yang masuk, per APD dihargai Rp 60 ribu. APD itu nantinya akan diberikan kepada donatur untuk dibagikan sesuai dengan keinginan donatur. Sisanya, akan dibuat APD lagi yang akan dibagikan secara gratis ke seluruh Puskesmas di Sukoharjo dan Solo.

"Misalnya ada Donasi Rp 3,5 juta, kita belanjakan 10 rol bahan APD, dengan hitungan harga Rp 60 ribu per biji, dapat 60 buah. Terserah donatur akan didonasikan kemana. Yang dari donatur hanya menghabiskan 3 rol, nah sisanya 7 rol kita bikin juga lalu kita bagikan gratis," ucapnya.

Bukan hanya membagikan masker dan APD secara gratis, para relawan gondrong dan tatoan ini juga membayar semua penjahit yang turut berpartisipasi.

"Ini bahannya APD Kalau jadi bisa 1.800 APD, tapi masih terkendala resleting," tandasnya.