Kena PHK, Ratusan Buruh Bakal Terima Bantuan Sembako
Peristiwa

Kena PHK, Ratusan Buruh Bakal Terima Bantuan Sembako

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mulai membentuk tim khusus untuk mendata jumlah buruh yang terkena PHK dan dirumahkan. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) Sukoharjo Suharno, Rabu (8/4/2020).

Saat ini Pemkab Sukoharjo mencatat ada 685 buruh dari dua perusahaan yang terkena putusan hubungan kerja (PHK). Sedangkan 201 karyawan dari empat perusahaan terpaksa dirumahkan tanpa diberi gaji.

Namun menurut Suharno, tidak menutup kemungkinan, jumlah karyawan yang di PHK dan dirumahkan bertambah lantaran status tanggap darurat corona berakhir pada akhir Mei. Ia pun memahami kondisi riil keuangan yang dialami industri dan pelaku usaha di tengah pandemi Corona.

"Petugas pengawas ketenagakerjaan bakal mengawasi proses PHK karyawan di setiap perusahaan. Ini penting untuk menjamin kelangsungan hidup karyawan," paparnya.

Sementara saat ini Pemkab Sukoharjo telah menyiapkan dana stimulus yang diberikan kepada para buruh yang terkena PHK. Setiap buruh bakal menerima paket sembako berisi beras, gula pasir dan minyak goreng dengan nilai Rp 200 ribu yang akan mereka terima setiap satu bulan sekali. Sehingga ia meminta agar masyarakat benar-benar menerapkan protokoler kesehatan demi memutus mata rantai penularan Covid-19. 

"Mudah-mudahan wabah virus corona segera berakhir sehingga tak ada lagi karyawan yang di -PHK atau dirumahkan," tandasnya