Bakal Dihapus Pemerintah, Puluhan Guru Honorer Sukoharjo Akan Geruduk Jakarta
Pendidikan

Bakal Dihapus Pemerintah, Puluhan Guru Honorer Sukoharjo Akan Geruduk Jakarta

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) mewacanakan penghapusan tenaga honorer. Imbasnya, para guru honorer menjadi was-was tak terkecuali honorer di wilayah Sukoharjo.

Rencananya, perwakilan Guru Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori (GTK HNK 35+) di Sukoharjo akan bertolak ke Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta untuk mengikuti rakornas pada 20 Februari mendatang. Salah satu guru Perwakilan GTK HNK 35+ dari Sukoharjo Raharjo (37) mengatakan, ada sejumlah tuntutan yang akan dibawa saat mengikuti rakornas tersebut.

"Kita ingin tenaga honorer usia diatas 35 tahun bisa diakomodir, utamanya di ujian CPNS melalui Kepres," paparnya Rabu (5/2/2020).

Selain itu, kedatangannya ke GBK juga untuk menunjukkan eksistensi para guru honorer K35+ yang mana sampai saat ini tidak memiliki wadah untuk mengikuti tes CPNS. Menurutnya, saat ini pemerintah hanya fokus kepada tenaga honorer K2 saja. Padahal selain guru K2, masih ada tenaga honorer yang belum terakomodir. 

"Perjuangan kita akan berlanjut, karena K2 saja yang disoroti pemerintah, padahal masih ada yang lain," imbuhnya.

Seperti diketahui, pemerintah berencana menghapuskan tenaga honorer, pegawai tetap, pegawai tidak tetap, dan lainnya dari organisasi kepegawaian pemerintah. Pegawai di instansi pemerintah hanya akan berstatus ASN dan PPPK, sebagaimana diatur dalam Pasal 6 UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

"Kesejahteraan guru honorer juga akan kami perjuangkan dalam rakornas nanti, dan semoga pergerakan kita membuahkan hasil," tandas pria yang sudah mengabdi sejak tahun 2008.