Langgar Ketentuan Tarif, Dua Juru Parkir Nakal Ditegur Dishub
Peristiwa

Langgar Ketentuan Tarif, Dua Juru Parkir Nakal Ditegur Dishub

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Momentum libur lebaran acap kali dimanfaatkan oleh para juku parkir nakal dengan menarik tarif di luar ketentuan yang ada. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukoharjo melakukan pembinaan terhadap juru parkir di dua lokasi berbeda karena melanggar aturan saat libur lebaran.

Kabid Lalu lintas Dishub Kabupaten Sukoharjo Ahmad Saryono mengatakan, pelanggaran parkir selama Lebaran menjadi salah satu bahan evaluasi dalam pelaksanaan pengamanan mudik lebaran. Pihaknya menerima dua laporan dari masyarakat terkait pelanggaran tariff parkir yangdilakukan oleh juru parkir saat lebaran.

Laporan pertama yakni di Toko Pakaian ESES Solo Baru, yang menyatakan pengelola ataupun juru parkir menarik tarif parkir dua kali lipat dari hari biasa. Sedangkan laporan kedua yakni di Alfamart di Dukuh Gamping, Kelurahan Joho, Sukoharjo. Di tempat ini terdapat pengunjung menggunakan sepeda motor diberi karcis parkir kendaraan roda empat dengan alasan karcis khusus kendaraan roda dua sudah habis.

Kemarin sudah ada laporan, dan langsung kita datangi. Di sana kasusnya bukan karcis dari kita, tapi bikin sendiri, cetak tangan dan yang mengkoordinir itu katanya pihak lain, lalu kita bina,” ujarnya Kamis (13/6).

Pembinaan dan teguran dilakukan langsung ke para pelaku juru parkir nakal di lokasi mereka melakukan aktivitas. Kasus pelanggaran tarif parkir tersebut menjadi bahan evaluasi, sehingga kedepan pihak Dishub akan memberikan pendampingan terhadap jukir musiman saat Lebaran. 

Nanti akan kita datangi, kita tegur dan beri pembinaan, kalau untuk penindakan nanti langsung sama Satpol PP,”paparnya.

Sementara itu, regulasi mengenai tarif parkir di Sukoharjo sendiri telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2017 tentang Perubahan Perda Nomor 13 Tahun 2011 tentang Retribusi Daerah. Dalam perda ini diatur tariff parkir untuk kendaraan roda dua sebesar Rp 1.500 dan kendaraan roda empat sebesar Rp 2.000.