Terjaring Razia Satpol PP, Puluhan Pelajar Bolos Dihukum Push Up
Pendidikan

Terjaring Razia Satpol PP, Puluhan Pelajar Bolos Dihukum Push Up

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukoharjo terus melakukan giat operasi anak sekolah di wilayah hukum Sukoharjo. Kali ini sebanyak 29 siswa SMK swasta terpaksa diangkut oleh Satpol PP lantaran membolos sekolah, Kamis (7/2).

Dikatakan Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo, razia tersebut dilakukan lantaran adanya aduan dan informasi dari masyarakat. Warga yang merasa resah terhadap perbuatan anak-anak sekolah yang sering kali nongkrong di tempat-tempat umum pada waktu jam pelajaran sekolah.

Sebanyak 29 siswa yang berhasil terjaring razia masing-masing 2 siswa nongkrong di warung utara IPHI Sukoharjo, 3 siswa di warung sekitar Kelurahan Jombor, 2 siswa di warung depan SMP Negeri 6 Sukoharjo, 14 siswa di warung sekitar Kelurahan Gayam dan 8 siswa di lapangan Desa Makamhaji Kartasura.

Semua siswa SMK yang terjaring, dan ini kita bawa ke kantor untuk pembinaan. Sebagai efek jera agar tidak nongkrong di waktu jam sekolah, dan razia ini akan terus kita lakukan,” ucap Heru.

Sebelum dibawa ke Kantor Satpol PP Sukoharjo, para siswa terlebih dahulu diminta untuk push up di lokasi nongkrong. Sementara itu, setiba di kantor, siswa yang kedapatan bolos dan nongkrong tersebut diberikan pembinaan konseling oleh mahasiswa dari UMS. 

Razia anak sekolah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya tawuran antar pelajaran dan kenakalan remaja lainya. Selain itu, kegiatan itu juga bertujuan untuk menjaga ketertiban umum dan mnciptakan kondusifitas keamanan menjelang Pemilu 2019.