Pelaku Penimbun BBM Berniat Edarkan Solar Bersubsidi ke Pabrik-pabrik
Hukum & Kriminal

Pelaku Penimbun BBM Berniat Edarkan Solar Bersubsidi ke Pabrik-pabrik

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Polres Sukoharjo menetapkan satu tersangka dalam kasus penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di Dukuh Kragilan RT 01 RW 06, Desa Kedungwinong, Kecamatan Nguter, Sukoharjo. Tersangka yakni berinisial AT (37), warga Kampung Bororejo RT 05 RW 03, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Surakarta.

AT mengaku baru seminggu memulai operasi tindakan penimbunan BBM di gudang tersebut, hingga akhirnya digerebek petugas, pada hari Jum'at (1/2) lalu. Rencananya, solar bersubsidi sebanyak 12.000 liter yang ia simpan dalam gudang tersebut akandijual ke pabrik-pabrik di wilayah Solo Raya. Ia menyewa enam unit truck yang ia modifikasi dengan menambahkan tengki didalam box trucknya.

Saya punya bengkel, jadi truck-truck itu saya modif sendiri,” katanya, Kamis (7/2/2019).

Dengan modal Rp 50 juta, AT berharap bisa memperoleh tambahan pendapatan melalui solar bersubsidi tersebut. Namun belum sempat terjual, gudang tempat penimbunan BBM miliknya sudah terlebih dulu digerebek polisi. 

Saya beli solar dari SPBU Rp 5.300 dan akan saya jual Rp 5.700,” ucapnya.

Sementara itu Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat sekitar yang menaruh curiga akan aktivitas keluar masuk truck yang bernopol luar daerah digudang tersebut. Lantaran curiga warga melaporkan ke Polsek Nguter. Dari informasi itu, anggota Polsek Nguter langsung melakukan patroli dan melakukan penggerebekan disaksikan kepala desa setempat.

Pelaku ini bermain sendiri dalam operasinya. Tersangka akan kita jerat Pasal 55 UURI No 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas. Ancaman hukumannya enam tahun penjara dan denda Rp 60 miliar,” kata Kapolres.