Sopir Taksi Korban Perampokan Pastikan Pelaku Gunakan Dialek Ngapak
Hukum & Kriminal

Sopir Taksi Korban Perampokan Pastikan Pelaku Gunakan Dialek Ngapak

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Sopir taksi Kosti Solo, Sumarno, warga RT 01/RW 01, Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Klaten masih menjalani perawatan medis di RS Dr Oen, Solo Baru, Sukoharjo. Sumarno menjadi korban perampokan di sekitar rumah toko (ruko) di belakang Hotel Fave Solo Baru, Minggu (3/2) sekitar pukul 21.40 WIB.

Pada saat kejadian, Sumarno yang mengendarai taksi Kosti nomor 114 berpelat nomor AD 1022 DA di sekitar kawasan Solo Baru. Ia menerima orderan penumpang di sebelah timur Hotel Brother Inn menuju sekitar belakang Hotel Fave, Solobaru. Penumpang taksi terdiri dari laki-laki berusia sekitar 30 tahun dan perempuan ABG.

Pelaku wanita duduk di samping sopir dan pelaku laki-laki duduk di jok tengah di belakang sopir. Setiba di lokasi kejadian, pelaku laki-laki langsung menjerat leher korban dengan kabel. Sedangkan pelaku wanita menyayat tangan korban menggunaan cutter.

Saat dijerat kabel, saya membunyikan klakson berung kali untuk menarik perhatian warga. Kondisi kejadian cukup sepi, tidak ada warga yang keluar rumah,” terang Sumarno, saat ditemui di Rumah Sakit Dr Oen, Solo Baru, Selasa (5/2).

Sumarno menambahkan, ia sempat melakukan perlawanan dengan merebut pisau cutter dari tangan pelaku perempuan. Bahkan, ia sempat mematahkan pisau cutter saat terjadi pergumulan di dalam mobil. Sumarno lantas membuka pintu dan menendang pelaku perempuan keluar mobil. Selanjutnya, ia menghubungi petugas operator taksi Kosti Solo. 

Beberapa menit kemudian, sejumlah sopir taksi lainnya yang mendengar informasi tersebut menuju ke lokasi kejadian. Dalam kondisi bersimbah darah ia kemudian dibawa ke rumah sakit.

Kedua pelaku melarikan diri. Mereka ingin merebut kunci mobil namun gagal setelah saya melawan. Mereka (pelaku) berbicara menggunakan logat ngapak,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Grogol AKP Didik Noertjahjo mengatakan, barang bukti yang disita di lokasi kejadian yakni satu unit mobil taksi Kosti Solo, patahan pisau cutter, dan kabel. Tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) Satrekrim Polres Sukoharjo telah melakukan pemeriksaan sidik jari di bodi mobil taksi dan pisau cutter.