Sekda Sukoharjo : Rumah Janda Miskin di Polokarto Segera Direnovasi
Sosial

Sekda Sukoharjo : Rumah Janda Miskin di Polokarto Segera Direnovasi

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Sukoharjo langsung merespon pemberitaan tentang janda miskin yang menempati rumah tidak layak huni di Dukuh Wonosari, RT 02/RW 06. Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto. Pemkab Sukoharjo mengklarifikasi bahwa informasi terkait Suwarti (41) yang disampaikan dalam pemberitaan itu tidak sepenuhnya benar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukoharjo Agus Santosa mengatakan, selama ini Suwarti sudah masuk dalam data base terpadu kemiskinan. Dengan demikian, keluarga itu juga telah mendapat bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) dengan besaran sesuai dengan kondisi keluarganya. Termasuk menyangkut biaya anak yang juga sudah dicukupi dalam program tersebut

"Kemudian yang bersangkutan juga menerima Kartu Indonesia Sehat (KIS). Jadi, mengkait dengan pemeliharaan kesehatan dijamin oleh pemerintah. Sedangkan menyangkut kehidupan sehari - hari, ia (Suwarti) juga penerima bantuan pangan non tunai yang rutin diberikan dengan nilai Rp 110 ribu /KK/bulan," kata Agus

Agus ingin menegaskan bahwa berita tentang Suwarti dan anaknya yang selama ini disebutkan hidup dari belas kasih tetangga itu sepenuhnya tidak benar. 

"Ya kami (atas berita itu) menyampaikan terima kasih. Tapi itu tidak betul. Dalam hal ini, sudah banyak yang dilakukan pemerintah. Paling tidak keluarga Suwarti sudah menerima program-program itu," tegasnya

Menyinggung soal perbaikan rumah tinggal Suwarti, Agus mengatakan bahwa persoalan itu sudah ada kesepakatan dengan Pemerintah Desa Mranggen dan difasilitasi oleh Dinas Sosial. Bahkan dalam waktu dekat ini rumah tidak layak huni tersebut akan direhab.

"Besok tanggal 16 bahan material sudah dikirim dan 17 Februari ini akan direhab atau direnovasi. Prinsip rehab rumah adalah layak untuk tempat tinggal sekaligus pembuatan tempat mandi, cuci dan kakus (MCK) yang terintegrasi," terangnya.

Sementara itu, sejak kondisi rumah dan kehidupan Suwarti dikabarkan melalui media massa pada Sabtu (2/2) lalu, beberapa pihak menaruh empati dan memberi bantuan dengan langsung datang ke rumah janda anak dua tersebut.