Kasus Juragan Jenang Tewas, Polisi Periksa Saksi di Rumah
Hukum & Kriminal

Kasus Juragan Jenang Tewas, Polisi Periksa Saksi di Rumah

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Sat Reskrim Polres Sukoharjo secara intensif melakukan pemeriksaan terhadap Suyanti sebagai saksi utama kasus dugaan pembunuhan juragan jenang asal Desa Jatingarang, Kecamatan Weru. Pemeriksaan dilakukan di kediaman Suyanti di Padukuhan Candi Desa Candirejo, Kecamatan Semin, Gunungkidul, Jumat,(11/1).

Pemeriksaan yang dimulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim ll Polres Sukoharjo Ipda Puryono. Saat pemeriksaan berlangsung, Suyanti dalam kondisi yang masih lemah.

Dikatakan Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, kondisi kesehatan kondisi Suyanti belum bisa pulih secara total. Sehingga tim dari Sat Reskrim Polres Sukoharjo belum bisa memberikan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat intensif mengingat kondisi Suyanti belum stabil.

"Nyonya S belum bisa berdiri, masih terbaring, jadi kita mengambil keterangan juga terbatas," papar Kapolres Sukoharjo.

Namun demikian, sudah ada beberapa keterangan yang diambil dari Suyanti mengenai kronologi kejadian saat berada di dalam mobil Toyota Kijang AB 1254 GD. 

"Intinya saudara M yang meninggal menganiaya Ibu S dengan menggunakan palu dan pisau, namun dengan pisau tidak berhasil dan Ibu S memberikan perlawanan sehingga terluka tangannya," imbuh Kapolres.

Kepada polisi, Suyanti mengaku mencoba mengambil palu dan ia gunakan untuk melawan Mujiman agar ia bisa keluar dari dalam mobil tersebut. Mujiman lantas menendang tubuh Suyanti keluar dari mobil sehingga terjatuh di pinggir jalan.

Dengan kondisi mata terpejam lantaran seluruh kepalanya dipenuhi darah, ia mencoba merangkak dan meminta pertolongan kepada pengguna jalan. Menurut Suyanti, saat ia meninggalkan mobil, Mujiman masih hidup walaupun di kepalanya keluar darah.

"Saat ditinggal saudara M masih hidup," terang Kapolres.

Semula polisi menjadwalkan untuk melakukan pemeriksaan saksi pembunuhan juragan jenang dodol tersebut di Mapolres Sukoharjo. Namun, pemeriksaan akhirnya dilakukan di rumah Suyanti mengingat kondisi kesehatannya yang masih belum memungkinkan.

"Karena kondisi kesehatan saksi yang masih belum baik, kita datangi saksi di rumahnya," ucap Kapolres.

Menurut keterangan dari dokter yang merawat, Suyanti mengalami cidera di kepala dan sempat mengalami gagar otak ringan. Sehingga penyidik berencana kembali memeriksa Suyanti sembari menunggu kondisinya membaik.

Disinggung mengenai hasil autopsi jenazah Mujiman, Kapolres menyatakan belum menerima hasil autopsi dari tim dokter Rumah Sakit Dr Moewardi Surakarta.

"Hasil autopsi belum keluar, nanti akan kita sandingkan dengan hasil autopsinya seperti apa, mengingat kita rekonstruksi juga posisinya saudara M seperti apa," pungkas Kapolres.