Kementerian ESDM Bangun Enam Sumur Bor di Daerah Rawan Kekeringan
Peristiwa

Kementerian ESDM Bangun Enam Sumur Bor di Daerah Rawan Kekeringan

Weru,(sukoharjo.sorot.co)--Sumur bor menjadi harapan baru bagi warga Kecamatan Weru, yang selama ini menjadi langganan krisis air bersih di Sukoharjo. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah membangun enam sumur bor di daerah tandus dan berbukit-bukit tersebut.

Pembangunan sumur bor dinilai menjadi solusi permanen untuk mengatasi krisis air bersih saat musim kemarau tiba. Enam sumur bor yang dibangun di wilayah Kecamatan Weru, dibangun di Desa Tegalsari, Weru, Kedungjambal, dan Karakan, masing-masing satu sumur dan di Desa Karangmojo terdapat dua sumur.

"Sebelumnya kami sulit air terutama pada musim kemarau dan kami harus membeli air tangki, namun sekarang atas bantuan Pemerintah Pusat kami tidak kesulitan air lagi," ungkap Kasie Trantib Kecamatan Weru, Sriyanto, Kamis (10/1/2019).

Sementara itu perwakilan dari Badan Geologi Kementerian ESDM, Sugeng Mujiyanto, mengatakan pembangunan sumur bor ini diutamakan di daerah rawan krisis air bersih saat musim kemarau. Di daerah tersebut masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih lantaran mengeringnya sumber air seperti sungai dan bendungan. 

"Pada 2018, Kementerian ESDM telah membangun 508 sumur bor yang tersebar di seluruh Indonesia. Saat ini di Sukoharjo kita prioritaskan di wilayah Weru yang menjadi daerah rawan krisis air bersih," papar Sugeng saat menghadiri peresmian pembangunan sumur bor di Desa Tegalsari.

Ia menjelaskan, kedalaman pengeboran tanah tersebut antara 100 meter-125 meter dan masing-masing sumur bor memiliki debit air bersih sekitar dua liter per detik. Konstruksi pipa besi galvanis yang digunakan memiliki diameter enam inchi. Pembangunan sumur bor ini juga dilengkapi dengan bak penampungan air bersih yang berkapasitas 5.000 liter.

"Satu sumur bor kita perkirakan mampu menyuplai air bersih sekitar 2.800 jiwa dan untuk tahun ini kami akan terus membangun sumur bor di daerah-daerah rawan kekeringan. Jangan sampai ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kemarau tiba," imbuhnya.

Sementara itu, anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Riyanto, mengatakan masih banyak masyarakat yang kesulitan untuk mendapatkan air bersih di wilayah Weru. Karena itu, Bambang bakal berkoordinasi dengan Kementerian ESDM untuk menambah jumlah pembangunan sumur bor di wilayah Weru.

"Pembangunan sumur air bor bersih ini merupakan upaya eksekutif bersama anggota legislatif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Bambang Riyanto.