Dongkrak Pendapatam Daerah, BPN Sukoharjo Luncurkan Aplikasi E-Siplah
Ekonomi

Dongkrak Pendapatam Daerah, BPN Sukoharjo Luncurkan Aplikasi E-Siplah

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Guna mendongkrak pendapatan daerah, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sukoharjo akan meluncurkan aplikasi e-Siplah. Aplikasi ini akan memunculkan berbagai informasi yang berkaitan dengan pertanahan dengan peta yang sistematis disertai tema bidang-bidang usaha.

Menurut Kepala BPN Sukoharjo Dwi Purnama, aplikasi ini akan dilihat calon investor untuk menentukan lokasi usaha.

"Jika ada calon investor yang melihat akan dikenakan pajak, yang nantinya sebagian pajak akan masuk sebagai pendapatan daerah," kata Dwi, Jumat (28/12).

Selain itu, BPN juga akan melakukan pencocokan nama serfitikat dengan nama Pajak Bumi Bangunan (PBB), hal tersebut supaya singkron. Pasalnya banyak kasus yang terjadi antara nama di sertifikat dengan di PBB yang berbeda. Sehingga aplikasi ini kedepannya akan mempermudah dalam memetakan bidang usaha yang nanti kedepannya akan berpengaruh pada penertiban pajak. 

"Jika sudah singkron, aplikasi ini akan membantu dalam bidang jual beli tanah dan pemecahan serfitikat, secara otomatis nama PBB dan serfitikat langsung akan berubah, tidak perlu menunggu sampai satu tahun," ucapnya.

Sementara itu, Kakanwil BPN Provinsi Jawa Tengah Jonahar mengatakan aplikasi ini baru akan ada di Kabupaten Sukoharjo, Magelang, dan Semarang Kota.

"E-Siplah bisa mendatangkan Investor, jika hukumnya positif maka tidak akan ada sengketa, sehingga bisa mengundang investor untuk datang," katanya.

Aplikasi ini nantinya akan terintegrasi mulai dari Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan juga zona bidang. Saat ini pembuatan aplikasi e-Siplah masih dalam tahap migrasi peta, apabila penyertifikatan selesai progresnya akan lebih cepat lagi.