Divonis Cuma Dua Tahun Bertahan Hidup, Bayi Butuh Uang 2 Milliar untuk Operasi
Sosial

Divonis Cuma Dua Tahun Bertahan Hidup, Bayi Butuh Uang 2 Milliar untuk Operasi

Baki,(sukoharjo.sorot.co)--Nasib malang menimpa buah hati pasangan suami istri Mufid Ardiansyah dan Suci Nurani. Pasalnya anak ketiganya yakni Sofiyyah Nabila divonis menderita dua penyakit ganas yakni Atresia Bilier dan Hidrosefalus.

Sofiyyah Nabilla bayi merupakan warga Dusun Demangan RT 02/RW 04 Desa Pandeyan Baki, Kecamatan Baki. Akibat penyakitnya ini, kedua mata Sofia mengalami kebutaan. Tidak hanya menyerang penglihatannya saja, kepala Sofia juga membesar.

"Sekarang umur Soffiyah 9 bulan. Sejak umur tiga bulan sudah opname, dan dua bulan terakhir ini harus bolak-balik ke rumah sakit seminggu sekali untuk kontrol," ucap Suci, Minggu (09/12/2018).

Kini, pasangan suami istri tersebut harus rela melihat kondisi buah hatinya yang sedang terbaring sakit. Mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa ketika pihak rumah sakit mengharuskan mereka membayar Rp 2 miliar untuk operasi anaknya. 

Bagaimana tidak, ayah Sofiyyah hanya bekerja sebagai tukang pengepul barang bekas. Pendapatan dari pekerjaan itu pun hanya mampu mencukupi kebutuhan makan sehari-hari. Mirisnya lagi, dokter memvonis Sofiyyah hanya mampu bertahan hidup selama dua tahun.

"Jika ada kelebihan uang kita tabung atau membeli obat untuk Sofiyyah," imbuh Suci sambil menggendong anak ketiganya.

Hingga saat ini keluarga Sofiyyah belum mampu melakukan pengobatan seperti yang diharapkan. Sehari-harinya Sofiyyah hanya berbaring dan digendong oleh ibunya.

Hal itu lantas mengundang simpati dari sejumlah pihak, diantaranya dari Yayasan Lentera Sedekah Sabilillah. Perwakilan dari Lentera sedekah Sabilillah, Aminah mengatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya memberikan bantuan kepada keluarga Sofiyyah.

"Diharapkan partisipasi dari seluruh pihak untuk bersama-sama membantu pembiayaan operasi Sofiyyah yang mencapai Rp 2 miliar, dan bisa langsung diberikan kepada pihak keluarga," tutur Aminah.

Diketahui secara medis bahwa atresia bilier merupakan penyakit saluran empedu yang langka yang hanya menyerang pada bayi. Penyakit ini lebih sering terjadi dan tidak disadari hingga dua sampai empat minggu pasca kelahiran.

Kejadian serupa juga terjadi pada bayi yang lahir dengan atresia bilier fetal, dimana bayi ini juga memiliki kecacatan pada jantung limpa ataupun usus.

Sedangkan penyakit hidrosefalus seperti yang diderita oleh Sofiyyah terjadinya adanya penumpukan cairan pada rongga otak atau yang disebut dengan ventrikel. Penyakit hidrosefalus ini ditandai dengan pembesaran di kepala pada bayi.