Melanggar Aturan Pedoman Pemasangan, APK Dicopot Paksa Bawaslu
Hukum & Kriminal

Melanggar Aturan Pedoman Pemasangan, APK Dicopot Paksa Bawaslu

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo mencopoti Alat Peraga Kampanye (APK) yang melanggar berupa baliho, spanduk, dan banner yang dipasang di pohon-pohon di sejumlah wilayah Sukoharjo. Penertiban dilakukan bersama dengan petugas gabungan dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan Sukoharjo.

Sejumlah APK yang terpasang di sejumlah ruas jalan di 12 kecamatan di Kabupaten Sukoharjo, semua dengan dicopot paksa. Pasalnya, pemasangan sejumlah APK tersebut dinilai melanggar Perbup No 55/2018 tentang Pedoman Pemasangan APK dan Penggunaan Fasilitas Umum.

Diungkapkan Eko Budiyanto anggota Bawaslu Kabupaten Sukoharjo tidak hanya APK saja yang dicopot, namun juga bendera partai yang dipasang tidak sesuai juga ikut ditertibkan.

"Pembersihan APK di sepanjang jalan protokol, protokol satu sekitar Patung Soekarno Solo Baru sampai Jembatan Nguter sedangkan pada dua sekitar pertigaan Ngasem sampai dengan jembatan Pasar Kleco," paparnya, Selasa (30/10/2018).

Diketahui, selain ratusan spanduk melanggar tersebut petugas juga mencopot baliho besar, baik di kawasan white area maupun dipasang di pohon-pohon, tiang listrik dan tiang telepon serta yang dipasang melintang diatas jalan. 

"Pemasangan APK yang benar itu seharusnya dipasang dengan tiang sendiri, artinya tidak boleh dikaitkan atau dipaku di pohon," jelas Eko.

Saat ini petugas sudah menertibkan tujuh bendera partai dan lima baliho. Pihaknya berharap setelah penertiban ini tidak lagi menemukan adanya pelanggaran. Namun jika masih ditemukan, akan dilakukan penertiban kembali bersama dengan tim gabungan.