Kasus Penganiayaan ABG, Pelaku Sempat Setubuhi Korban Saat Pingsan
Hukum & Kriminal

Kasus Penganiayaan ABG, Pelaku Sempat Setubuhi Korban Saat Pingsan

Gatak,(sukoharjo.sorot.co)--Jajaran Sat Reskrim Polres Sukoharjo menggelar reka ulang atau rekontruksi kasus penganiayaan terhadap Retno Ayu Wulandari (14) pada 19 Oktober 2018. Pelaku nekat menganiaya korban lantaran menolak diajak bersetubuh.

Rekontruksi pada Senin (29/10/2018) dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, dimulai dari pesta miras yang dilakukan pelaku IA (17) bersama korban dan kelima saksi di rumah Sri Rejeki di Desa Siwal, Kecamatan Baki. Namun lokasi tersebut diganti di Polsek Gatak lantaran mengingat di luar wilayah hukum Polsek Gatak.

Pada saat itu, Sri Rejeki mengingatkan kepada pelaku dan para saksi kalau mabuk di rumahnya tidak melewati pukul 22.00 WIB apalagi saat itu pelaku membawa anak perempuan. Dengan adanya peringatan itu, pelaku dan korban meninggalkan lokasi pesta miras menuju tempat penggilingan padi yang berada di Desa Trosemi, Kecamatan Gatak. Keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat AD 2273 ALB menuju lokasi yang berjarak kurang lebih 5 kilometer dari rumah Sri Rejeki.

Sesampainya di lokasi penggilingan padi, pelaku meminta ke korban untuk berhubungan intim. Lantaran ditolak pelaku memukul korban menggunakan ranting kayu. Setelah itu, korban menangis dan meminta ke pelaku untuk diantar pulang.

Selanjutnya pelaku dan korban berpindah lokasi di area persawahan yang berada di Desa Jati, Kecamatan Gatak. Saat itu pelaku kembali meminta ke korban untuk bersetubuh, namun korban tetap menolak ajakan si pelaku. Lantaran kesal, pelaku memukul kepala korban sebanyak 3 kali menggunakan balok kayu. Melihat kondisi korban tak sadarkan diri lalu pelaku menjadi birahi dan menyetubuhi korban.

Melihat reka adegan ke 12 tersebut, warga yang menyaksikan berteriak meneriakianya. Di tengah-tengah menyetubuhi korban, saat itu juga ada warga yang melintas menggunakan sepeda ontel. Aksi itu langsung dihentikan oleh si pelaku, setelah itu korban digulingkan ke sawah. Selang 5 menit, korban diangkat dan pelaku membuat alibi dengan mengatakan pada teman-temanya yang mengikuti pesta miras bahwa korban mengalami kecelakaan.

Setelah itu, pelaku sempat memboncengkan korban menggunakan motornya dengan posisi korban dibelakang dan tangan korban memeluk tubuh korban. Lantaran saat itu korban sudah tak sadarkan diri, baru berjalan sekitar 4 meter korban terjatuh dari sepeda motor lalu pelaku meninggalkan korban di pinggir jalan.

"Jajaran Polsek Gatak hanya melakukan pengamanan, lokasi rekontruksi yang dilakukan di rumah saksi namun diganti di Mapolsek Gatak mengingat keamanannya," papar AKP Yulianto Kapolsek Gatak.

Rekontruksi yang berjumlah tiga lokasi tersebut dijaga ketat oleh aparat kepolisian Polres Sukoharjo. Dari pantauan di lokasi, reka ulang ini menyedot perhatian warga dan pengguna jalan.