Diduga Selewengkan Dana Desa, Kades Pengkol Dipolisikan Warga
Hukum & Kriminal

Diduga Selewengkan Dana Desa, Kades Pengkol Dipolisikan Warga

Nguter,(sukoharjo.sorot.co)--Gerakan Anti Korupsi Independen (GAKI) mendampingi warga Desa Pengkol, Kecamatan Nguter, melaporkan Kepala Desa (Kades) Pengkol Sugiyo terkait adanya dugaan penyelewengan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD).

Warga melaporkan kasus tersebut ke Polda Jawa Tengah atas penyimpangan yang dilakukan pada tahun 2016 dan 2017. Tak tanggung-tanggung dalam kurun waktu dua tahun total kerugian penyelewengan diperkirakan mencapai Rp 369,6 juta, yang terdiri dari proyek fiktif maupun pemotongan nilai proyek.

"Pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari dana desa maupun alokasi dana desa selama ini tidak transparan. Warga mempertanyakan ada proyek dilaporkan yang tidak terlaksana, tertulis dalam LPJ tapi bukti fisik tidak ada, seperti talud di Dukuh Kedungkeris," terang Agus Sugiharto, salah satu warga, Rabu (24/10).

Menurut warga, tak hanya talud saja yang menjadi kecurangan Kades, tetapi ada dugaan kecurangan lainnya, seperti bantuan PAUD Rp 5 juta dan pengadaan seragam olahraga Rp 5,5 juta. Namun, dugaan penyelewengan tersebut paling banyak adalah dana untuk pembangunan infrastruktur. Dimana hanya dilaksanakan sebatas belanja barang berupa material bangunan, sebagian bahkan tidak dilaksanakan sama sekali. 

Sementara Ketua Umum GAKI Didik Rudiyanto, menegaskan, dugaan penyelewengan DD dan ADD tersebut sudah dilaporkan ke Polda Jawa Tengah pada 27 September 2018 lalu.

"Kita tinggal menunggu tindak lanjut penanganan dari Polda Jawa Tengah," papar Didik.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kades Pengkol Sugiyo, membantah adanya pembangunan fiktif di Desa Pengkol. Semua program sudah dimusyawarahkan dan ditangani oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).

"Semua sudah ada LPJ nya, kalau ada warga yang mempermasalahkan kemungkinan faktor politis karena tensi politik di Pengkol tengah naik karena ada Pilkades pada tanggal 11 Desember nanti," ucap Sugiyo saat dikonfirmasi.