Bangun Sekolah di Daerah Terpencil, UMS Gelontorkan Anggaran Rp 650 Juta
Pendidikan

Bangun Sekolah di Daerah Terpencil, UMS Gelontorkan Anggaran Rp 650 Juta

Kartasura,(sukoharjo.sorot.co)--Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelontorkan dana sebesar Rp 650 juta untuk pembangunan Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah di Desa Tli’u, Amanuban Timur, Timor Tengah Selatan, Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Peletakan batu pertama pembangunan SD tersebut dilakukan oleh Rektor UMS, Dr Sofyan Anif MSi, pada Sabtu 13 Oktober 2018. Bersamaan acara itui, juga diserahkan ijin operasional SD Muhammadiyah Tli'u, oleh pejabat Kemendiknas NTT. Turut hadir dalam kesempatan itu, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Drs Marpuji Ali MSi, dan Ketua MPM Dr Nurul Yamin juga Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) Dr M Zaenur.

Program pembangunan terdiri dari penambahan unit kelas baru sebanyak tiga gedung yang merupakan proyek kerjasama dari UMS, UMY, UMK dan Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) serta DPW PAN NTT.

Muhammadiyah punya prinsip ingin maju bersama, mengedepankan ta'awun, gotong royong dan suka membantu,” ungkap Rektor UMS Dr Sofyan Anif, melalui Humas UMS Budi Santosa, Minggu (14/10).

Sebelum penambahan ruang kelas, di SD itu sudah ada empat unit bangunan kelas 1-4 dan ruang guru, sehingga pembangunan ini bertujuan menyempurnakan bangunan sekolahan. Di atas tanah seluas 7 hektar SD Muhammadiyah Tli'u berdiri berjajar dengan bangunan masjid dan panti asuhan yatim piatu Islamic center. 

Lokasi tersebut berada di wilayah terpencil, daerah Islam minoritas yang tidak ada sumber air dan belum teraliri listrik.

Tanah 7 hektar itu merupakan wakaf dari keluarga Abdul Qodir Lenamah asli Tli'u, lulusan pondok Shobron UMS angkatan 1982. Setelah pembangunan SD Muhammadiyah Tli'u, sudah disiapkan untuk pembangunan SMP dan SMA Muhammadiyah Tli'u di lokasi yang sama,” tandas Rektor.