Hendak Buang Air, Warga Temukan Mayat Mengambang di Saluran Irigasi
Peristiwa

Hendak Buang Air, Warga Temukan Mayat Mengambang di Saluran Irigasi

Nguter,(sukoharjo.sorot.co)--Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengambang di saluran irigasi Dam Colo tepatnya di bawah jembatan Ngambil-ambil, RT 01/RW 02, Desa/Kecamatan Nguter, Senin (08/10/2018) pukul 13.00 WIB. Korban pertama kali ditemukan oleh seorang bocah yang hendak buang air kecil di dekat jembatan tersebut.

Tadi ada seorang bocan bernama Muhammad Qoirul Minan (13) mau buang air kecil di bawah jembatan. Belum sempat buang air, ia melihat ke arah sungai ada tangan mengepal dan lutut di menyembul dari bawah air. Ia kaget kemudian berteriak minta tolong,” ujar Kapolsek Nguter AKP Banuari, dihubungi Senin sore.

Dikatakan lebih lanjut, saksi yang kaget melihat mayat tersebut kemudian memberitahukan penemuan itu kepada tetangganya, Sriwanto (47). Bersama dengan beberapa warga lainnya, saki kemudian menunjukkan lokasi penemuan mayat tersebut. Setelah dipastikan benda tersebut mayat, warga kemudian melapor ke Polsek Nguter. 

Mendengar laporan itu, anggota Polsek Nguter yang bertugas langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tim medis Puskesmas Nguter dan petugas SAR Kabupaten Sukoharjo. Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh dr Nugroho, ditemukan luka di atas mata, gigi patah dua, dan daun telinga mengeluarkan berdarah.

Tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan, kemungkinan jatuh dari tanggul sungai pinggir jembatan. Setelah diperiksa luar oleh tim medis Puskesmas Nguter selanjutnya mayat dibawa ke Rumah Sakit dr Moewardi Surakarta untuk dilakukan visum,” terang Kapolsek.

Sementara itu, ciri-ciri mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut diperkirakan berusia sekitar 50 tahun. Saat ditemukan, mayat masing mengenakan kaos warna merah, celana coklat, sandal jepit, dan di saku celana terdapat uang Rp 55.000. Sedangkan dalam tas yang menempel di tubuh korban ditemukan kaos warna hitam, sarung tangan, alat pertukangan tang dan gunting, uang receh sekitar Rp 25.000, putung rokok serta dua topi berwarna hitam.