Jambore Satpol PP Jateng, Sukoharjo Sabet Juara Tiga Lomba PBB
Peristiwa

Jambore Satpol PP Jateng, Sukoharjo Sabet Juara Tiga Lomba PBB

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Tim Kabupaten Sukoharjo berhasil menyabet juara tiga dalam kegiatan Jambore Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tingkat Provinsi Jawa Tengah ke VIII. Sebanyak tiga jenis perlombaan digelar dalam kegiatan jambore yang dilaksanakan di Kompleks Candi Prambanan Klaten, 26-28 September 2018.

Kepala Satpol PP Kabupaten Sukoharjo Heru Indarjo, tiga jenis lomba yang dipertandingkan meliputi PBB (peraturan baris berbaris), panahan dan tarik tambang. Dalam gelaran tahun ini, Satpol PP Sukoharjo mampu meraih juata ketiga untuk lomba PBB. Sedangkan juara pertama diraih Satpol PP Kebumen disusul tempat kedua Satpol PP Purbalingga.

Heru Indarjo merasa bangga dan bersyukur atas prestasi yang ditorehkan oleh anggota Satpol PP Sukoharjo yang mengikuti kegiatan jambore tersebut. Jambore sendiri diikuti olehsekitar 350 personil Satpol PP se-Jawa Tengah. sedangkan Satpol PP Sukoharjo mengirimkan sebanyak 12 personil terdiri dari 10 anggota inti dan 2 anggota cadangan

Alhamdulillah tim dari Satpol PP Sukoharjo berhasil mendapatkan juara tiga lomba PBB dan membawa pulang sebuah piagam, piala dan uang pembinaan senilai Rp 1 juta. Tidak menyangka, karena PBB dari Satpol PP kota lain juga bagus-bagus,” terang Heru Indarjo, Jum'at (28/09/2018).

Pada lomba panahan, juara satu diraih oleh Satpol PP Temanggung, juara dua Satpol PP Kudus dan juara ketiga Satpol PP Provinsi Jateng. Sedangkan pada lomba tarik tambang, juara satu diraih Satpol PP Klaten, juara dua Satpol PP Magelang dan juara tiga Satpol PP Boyolali. 

Heru berpesan kepada seluruh anggota Satpol PP Sukoharjo agar mengambil pelajaran positif dalam kegiatan tersebut. Bahkan acara tersebut sebagai tempat untuk menggali ilmu dan saling bertukar informasi terkait penanganan penegakkan perda.

Atas prestasi tersebut, pihaknya meminta seluruh personel Satpol PP Sukoharjo untuk bekerja secara humanis. Pasalnya Satpol PP merupakan garda terdepan dalam pelaksanaan penegakkan perda. Tetapi pendekatan yang digunakan berlangsung secara bertahap dari pendekatan persuasif lalu ke represif.

Selama melaksanakan penegakan Peraturan Daerah diharapkan selalu mengedepankan pendekatan yang humanis,” imbuhnya.