Polisi Gulung Komplotan Pembobol Toko, Satu Pelaku Masih Buron
Hukum & Kriminal

Polisi Gulung Komplotan Pembobol Toko, Satu Pelaku Masih Buron

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Jajaran Polres Sukoharjo berhasil menangkap empat dari lima orang komplotan pembobol Toko Jumbo Homeware, Jalan Raya Solo-Tawangmangu, Dukuh Kebakan, Desa Sapen, Kecamatan Mojolaban. Komplotan ini berkasi pada 31 Juli 2018 malam sekitar pukul 22.00 WIB

Dikatakan Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, keempat pelaku masing-masing Sl (50) warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Pemalang, Ks (47) warga Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, As (48) dan anaknya Sd (25) warga Desa Purworejo, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri.

Semua pelaku diketahui merupakan pekerja bangunan dan tinggal di sebuah kos kawasan Masaran, Sragen. Dari empat orang pelaku, dua orang diantaranya merupakan bapak dan anak.

Mereka beraksi lima orang, empat orang yang berhasil kita tangkap, dan yang satu masih dalam daftar pencarian orang dengan inisial Min (50) warga Grobogan, Purwodadi,” terang Kapolres Sukoharjo, Rabu (26/09/2018).

Dijelaskan Kapolres, dalam aksinya para pelaku masuk ke dalam toko perabotan itu dengan cara menjebol tembok lalu membawa kabur brankas berisi uang tunai senilai Rp259,40 juta. Pelaku juga mengambil unit DVR senilai Rp 22 juta dan barang elektronik lainnya senilai Rp 20 juta. Pelaku dengan mudah beraksi karena toko tersebut tidak ditempati oleh pemiliknya. 

Selain mengamankan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti seperti, tiga buah obeng, sebuah sepeda motor matik, sebuah bor manual, sebuah gerenda, sebuah senter dan sebuah linggis. Hasil dari pemeriksaan sementara bahwa mereka terinpirasi dari film-film yang mereka tonton.

"Pelaku ditangkap di rumah masing-masing pada Rabu, 8 Agustus 2018. Satu pelaku terpaksa kita lumpuhkan dengan tembakan karena berusaha melarikan diri,” imbuh Kapolres.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Rifeld Constantien Baba menambahkan, pengungkapan kasus pencurian ini sendiri berkat penyelidikan intensif oleh anggota Satreskrim. Berbekal dengan sidik jari dan petunjuk yang didapatkan di tempat kejadian perkara, petugas akhirnya berhasil menangkap para pelaku.