Dinilai Tidak Transparan, Panitia Pemilihan BPD Kelurahan Langenharjo Diprotes Warga
Pemerintahan

Dinilai Tidak Transparan, Panitia Pemilihan BPD Kelurahan Langenharjo Diprotes Warga

Grogol,(sukoharjo.sorot.co)--Pelaksanaan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Langenharjo yang dimulai sejak 24 Agustus 2018 diprotes warga. Warga menuding panitia pemilihan tidak transparan dalam melakukan setiap tahapan yang sudah ditetapkan dan siap menggugat hasil pemilihan.

Salah seorang warga Kadus II RT 1/RW 4, Bayu Sapto Nugroho, mengaku tidak ada pelaksanaan sosialisasi kepada warga oleh panitia pemilihan. Ditambah lagi tidak ada selebaran maupun pamflet yang ditempelkan di sejumlah RT terkait proses tahapan pemilihan anggota BPD.

"Saya tidak pernah mendengar atau melihat ada sosialisasi yang dilakukan, padahal dalam Perbup No 44 tahun 2018 ada tahapan itu. Justru ada salah satu warga yang mendapatkan undangan rapat tetapi sudah masuk tahapan penyaringan bakal calon. Undangan disisipkan saat rapat musyawarah rencana pembangunan di wilayah RW II," tuturnya, Kamis (13/9).

Kejanggalan lain yang dilihat adalah susunan kepanitian pemilihan BPD yang tidak diketahui warga. Pasalnya tidak ada selebaran maupun kertas yang ditempel di Kantor Desa Langenharjo terkait pengumuman terkait daftar susunan kepanitian yang terpilih. 

"Besok itu (14/9) sudah penetapan anggota BPD terpilih. Dan dari info yang kami peroleh, mereka (calon anggota BPD terpilih) tidak sesuai aspirasi rakyat. Dan kalau terbukti pelaksanaan ini tidak memenuhi prosedur, akan kita tuntut ke PTUN," tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Panitia Pemilihan anggota BPD Desa Langenharjo, Suyat, menegaskan sudah melakukan semua tahapan prosedur pemilihan dengan benar. Pihaknya juga sudah mengedarkan tahapan pemilihan berbentuk selebaran yang dipasang di tiap tiap RT di Desa Langenharjo.

"Semua sudah kita lakukan dengan benar, termasuk sudah kita lakukan sosialisasi yang kita lakukan di rumah Kadus II, tapi tanggalnya saya lupa. Di tiap RT juga sudah kita tempelkan proses tahapan lewat koordinator yang sudah disepakati. Kalau masih ada yang kurang jelas bisa bertanya kepada saya," ungkapnya.

Ditambahkan Suyat, terkait susunan kepanitian ia mengaku memang tidak ditempelkan di papan pengumuman yang ada di Balai Desa Langenharjo. Namun panitia yang terpilih sudah mempunyai legalitas yang berbentuk Surat Keputusan (SK) dari Pemerintah Desa.

"Kalau terkait acara tahapan penyaringan bakal calon yang kita gabung rapat rencana pembangunan itu memang sekalian lakukan. Dan tetap ada berita acara sendiri walaupun acaranya digabung," tutupnya.