Peringati Satu Muharram, 23 Pusaka Dikirab
Budaya

Peringati Satu Muharram, 23 Pusaka Dikirab

Wedi,(sukoharjo.sorot.co)-- Dalam rangka merayakan Tahun Baru Islam 1440 Hijriah atau satu Muharram, Santri Sunan Gunung Jati Desa Karangwuni, Kecamatan Weru melakukan Kirab Pusaka. Tradisi yang digelar ini dibalut dalam festival suronan, Selasa (11/09/2018).

Kirab diawali dengan pasukan pembawa bendera merah putih, kemudian disusul dengan rombongan pembawa pusaka. Pada kegiatan tahunan ini sebanyak 23 pusaka tombak dikirab oleh para santri sejauh kurang lebih tiga kilometer, yang dimulai dari Desa Grogol menuju rumah Sri Narendra Kalaseba selaku pelestari pusaka di Desa Karangwuni.

Kegiatan ini sudah berlangsung selama tujuh kali. Oleh karenanya mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari warga. Bahkan mereka rela berdesak-desakan untuk melihat rangkaian festival suronan yang berlangsung di rumah Sri Narendra Kalaseba.

"Kegiatan ini selain untuk menyambut bulan Muharram juga sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat untuk lebih mencintai budaya sendiri daripada budaya asing," papar Sri Narendra Kalaseba selaku pelestari dan pemilik pusaka.

Sesuai adat Jawa, pusaka - pusaka tersebut akan diserahterimakan kepada pemiliknya. Uniknya dalam rangkaian kegiatan ini semua yang terlibat mengenakan pakaian adat jawa lengkap dengan keris. 

Pada rangkaian kegiatan festival suronan tersebut turut hadir atraksi kesenian Tari Kalaseba dari alumni SMP Negeri 2 Weru, marching band dari SD Negeri 2 Karangtengah dan marching band dari Kabupaten Sukoharjo Gema Wijaya Nusantara serta Reog Ponorogo.