Kembali Beraksi, Puluhan Warga Terdampak PT RUM Geruduk Pengadilan
Peristiwa

Kembali Beraksi, Puluhan Warga Terdampak PT RUM Geruduk Pengadilan

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)-- Sekitar 50 orang yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Lingkungan (MPL) Sukoharjo menggeruduk Pengadilan Negeri Kabupaten Sukoharjo, Senin (06/08/2018). Dalam aksi diamnya kali ini, mereka menuntut hakim untuk membebaskan ketujuh aktivis lingkungan yang sekarang berada di Lapas Kedungpane, Semarang.

Aksi dimulai dari titik kumpul Songgorunggi Nguter, kemudian menuju Halaman Pengadilan Negeri Sukoharjo. Di sana, mereka kemudian menggelar spanduk dan melakukan aksi diam. Tak hanya dari MPL saja, aksi juga diikuti dari elemen mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

"Ini aksi diam sebagai bentuk ekspresi masyarakat dimana kita selalu dibungkam padahal untuk membela hak kita masing-masing," ucap Panji Akbar, selaku humas aksi.

Peserta juga menyampaikan telah 10 bulan melaksanakan perjuangan untuk menuntut keadilan. Namun PT RUM yang jelas telah mencemari lingkungan, bahkan sampai saat ini belum tersentuh dengan hukum. Justru yang akan menghadapi vonis di Pengadilan Negeri Semarang adalah tujuh orang yang dinilai sebagai pejuangan lingkungan hidup. 

"Tuntutannya kami di sini meminta hakim untuk vonis besok teman-teman yang dipenjara di sana agar diringankan atau malah dibebaskan," imbuhnya.

Ditambahkan Panji, setelah melakukan aksi tersebut, warga beserta elemen mahasiswa langsung berangkat ke Pengadilan Negeri Semarang dan menginap disana sampai putusan vonis besok. Aksi yang dilakukan selama kurang lebih tiga jam tersebut dijaga oleh jajaran Polres Sukoharjo beserta anggota Kodim 0726/ Sukoharjo.

Seperti diketahui, sebanyak tujuh aktivis diduga telah melakukan perusakan terhadap fasilitas PT Rayon Utama Makmur (RUM) bulan Februari lalu. Atas perbuatan itu, mereka dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 4 sampai 5 tahun penjara dan denda Rp 50 juta rupiah.