Anak Penjual Koran Juarai Turnamen Internasional di Jepang
Olahraga

Anak Penjual Koran Juarai Turnamen Internasional di Jepang

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Meski hidup dalam balutan ekonomi yang berkebatasan bukan menjadi penghalang seseorang untuk menjadi sukses. Hal itu dibuktikan oleh anak penjual koran asal Kabupaten Sukoharjo yang bisa meraih kejuaraan tingkat internasional dalam turnamen Akita Masters 2018 di Akita, Jepang.

Tak hanya itu saja, sebelumnya berbagai kejuaraan internasional telah ia kantongi. Berkali-kali mengharumkan nama Indonesia dengan prestasi olahraga yang dimiliki membuat dia menjadi kebanggaan bangsa. Meski pemerintah daerah dianggap menyepelekan bakatnya, justru bisa dibuktikan dengan melenggang di berbagai ajang bergengsi.

Adalah Akbar Bintang Cahyono warga Kampung Jombor, Kelurahan Jombor, Kecamatan Bendosari. Laki-laki usia 22 tahun ini mampu membawa pulang trofi dalam juara ganda pada turnamen badminton di Jepang, Minggu (29/07) kemarin. Bersama pasangannya Muhammad Reza Pahlevi, ia menaklukkan pasangan dari tuan rumah, yakni Hirokatsu Hashimoto dan Hiroyuko Kaesi di final dengan perolehan skor 21-16, 21-6.

Bangga sekali anak saya bisa membawa nama Indonesia khususnya Sukoharjo di luar sana,” ungkap ayah Akbar, Joko Cahyono saat ditemui wartawan, Selasa (31/07/2018).

Anak pertama dari pasangan Joko Cahyono dan Sri Wuri Handayani memulai karir sejak kelas 4 SD. Saat itu lah menjadi awal baginya mengepakkan sayap dengan menjuarai di salah satu turnamen di Surakarta. 

Tak sampai disitu saja, satu tahun berlanjut yakni pada kelas 5 SD ia menjuarai tingkat nasional di Serang, Banten. Melihat potensi emas yang dimiliki Akbar, membuatnya kemudian dilirik salah satu klub badminton di Jakarta.

"Waktu lulus SD sudah diambil ke Jakarta, karena di Sukoharjo tidak ada pedulinya. Dari situlah ia berkembang pesat," ucap Joko.

Setelah bergabung di salah satu klub yang ada di Jakarta, cita-cita Akbar sebagai atlet badminton professional semakin menuju titik terang. Kejuaraan-kejuaraan pun ia dapatkan, yakni juara Finnish Open Internasional Challenge 2018, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2017, Runner up Singapore Internasional Series 2017, Semifinal Singapore Internasional Series 2017, Semifinal Djarum Sirnas Kalimantan Barat 2015, Semifinal USM Internasional Series 2015, Runner up Kejurnas Perorangan Taruna 2014, dan masih banyak lagi.

"Dan anak saya itu dikirim kemana-mana selalu nyantol, entah juara 2 atau 3. Tapi untuk yang di Perancis kemarin juara 3, di Finlandia juara 1 ganda putra, kemarin di Thailand masuk semifinal tidak pulang dan langsung ke Singapura Open," imbuhnya.

Disinggung soal peran pemerintah dalam karir Akbar, ayahnya menjelaskan sampai pada titik kejuaraan yang diperoleh anaknya, belum pernah sedikitpun PBSI Kabupaten Sukoharjo ataupun dinas terkait memberikan sumbangsih apalagi ucapan tanda selamat kepadanya.

"Saya tidak meminta apapun, hanya ucapan yang diberikan saja saya sudah terima kasih," tutup Ayah Akbar.