Dihadang Polisi, Massa Aksi Jalan Kaki Dilarang Masuk Solo
Peristiwa

Dihadang Polisi, Massa Aksi Jalan Kaki Dilarang Masuk Solo

Grogol,(sukoharjo.sorot.co)--Aksi longmarch yang dilakukan keluarga terdakwa kasus PT Rayon Utama Makmur (RUM) tersendat. Pasalnya, baru saja masuk wilayah perbatasan di Surakarta, mereka diberhentikan oleh polresta setempat, Senin (29/07/2018).

Belasan massa yang sedang melakukan aksi jalan kaki ke rumah Ibunda Joko Widodo di Sumber Solo sempat dihadang oleh aparat kepolisian di depan Polsek Grogol. Hal ini lantaran aksi mereka tersebut tidak mendapat izin kepolisian.

Sebelumnya, warga yang tergabung dalam aksi sempat melakukan negoisasi jika tidak akan melanjutkan rencana longmarch. Namun dengan catatan surat yang ditulis Genta, anak dari terdakwa, diberikan kepada Ibunda Joko Widodo, yakni Nyonya Sudjiatmi.

Namun ternyata permintaan warga tersebut tidak digubris oleh pihak kepolisian. Bahkan antara Ari Suwarno selaku Ketua Masyarakat Peduli Lingkungan (MPL) dengan Kabag Ops Polres Sukoharjo Kompol Teguh Prasetyo sempat bersitegang.

Setelahnya, warga sepakat melanjutkan aksi lantaran tak mendapat jawaban yang memuaskan. Hingga akhirnya terjadi penghadangan oleh kepolisian Surakarta dengan pakaian lengkap di wilayah perbatasan.

Kompol Teguh Prasetyo mengatakan, belasan massa longmarch hanya izin ke Polres Sukoharjo saja. Padahal menurut dia, jika aksi masuk ke wilayah perbatasan juga harus mengajukan izin ke Polda Jawa Tengah.

"Kalau Polresta Surakarta saya tidak tahu izin atau belum, yang jelas tidak izin ke Polda. Jadi peraturannya seperti itu, makanya kita mencegah jangan sampai mereka melintasi batas wilayah Sukoharjo," ucapnya saat ditemui disela-sela aksi.