Air Sungai Tercemar Limbah, Ekosistem di Sungai Gedangan Mati
Peristiwa

Air Sungai Tercemar Limbah, Ekosistem di Sungai Gedangan Mati

Grogol,(sukoharjo.sorot.co)-- Tingkat kerusakan ekosistem di Kaliwingko yang melintasi wilayah Desa Gedangan, Kecamatan Grogol semakin parah. Hal tersebut dipengaruhi adanya pencemaran air yang diduga berasal dari limbah cair pabrik garment yang dibuang sembarangan.

Dilihat dari pantauan di lokasi sungai yang terkena pencemaran, bahwa kondisi warna air sungai berubah menjadi hitam pekat sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap. Akibatnya ikan - ikan yang berada di sungai tersebut mati, ditambah lagi limbah cair ini juga mencemari beberapa sumur milik warga setempat hingga membuat masyarakat resah.

"Akibat bau ini kita para warga merasa resah karena imbasnya lahan pertanian juga ikut tercemar. Bahkan sebagian sumur dari warga sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi karena kondisi air di sumur sudah ikut tercemar. Apalagi bau sering muncul sore hari hingga malam," ucap Sutrisno, seorang tokoh masyarakat di Desa Gedangan, Kecamatan Grogol, Rabu (11/07/2018).

Diketahui, pencemaran air sungai tersebut terjadi sejak belasan tahun lalu dan sebagian air di sungai sudah mulai bewarna hitam pekat. Apalagi sekarang ini, kondisi air sungai sudah semakin memprihatinkan hingga air sungai sama sekali tidak bisa digunakan. 

"Demi melangsungkan hidup, sebagian warga terpaksa membeli air bersih karena air sumur mereka tercemar limbah," imbuhnya.

Ditambahkan Sutrisno, atas peristiwa yang meresahkan warga Gedangan ini, instansi terkait harus turun tangan untuk mengatasi pencemaran sungai tersebut dan segera ada solusi alternatif. Pasalnya masyarakat sudah merasa terganggu dan akan berakibat buruk untuk pernafasan khususnya anak kecil.