THR Cair, Warga Ramai-ramai Tebus Emas di Pegadaian
Peristiwa

THR Cair, Warga Ramai-ramai Tebus Emas di Pegadaian

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)-- Jelang Lebaran 2018, Kantor Pegadaian cabang Sukoharjo mulai ramai didatangi nasabah yang akan melakukan tebus barang. Seperti yang terlihat pada Jumat (08/06/2018), peningkatan tebus barang didominasi oleh perhiasan emas.

Pimpinan cabang Pegadaian Sukoharjo, Tri Bambang Sulistyo mengatakan, lonjakan pengunjung yang signifikan mulai dirasakan sejak Kamis (07/08) terkait dengan tebus barang perhiasan emas. Kenaikan tersebut juga terjadi di beberapa unit, seperti di Nguter, Palur, dan Bekonang.

"Kalau hari biasa rata- rata sekitar 30 orang sehari yang menebus perhiasan, tapi saya lihat ini di datanya sudah ada sekitar 70 orang, belum terhitung hari ini dan besok. Kalau di seluruh otlet ada di kisaran 180 orang," ucapnya.

Dia menjelaskan, kenaikan tebus barang terjadi karena kemungkinan didorong dari pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji 13 oleh para PNS dan juga pensiunan. Maka tak heran jika tebus barang berupa perhiasan emas melonjak hingga 100 %. 

"Saya lihat masyarakat ini kebetulan di bulan- bulan ini ada pencairan THR kemudian ada gaji 13. Sebagian mungkin juga ada transferan dari putra - putrinya, kemungkinan dari situ masyarakat sini menebus terutama jaminan perhiasan. Ya mungkin untuk dipakai di Hari Raya besok," katanya.

Dibandingkan dengan tahun lalu, angka tebus barang yang terjadi di Pegadaian Sukoharjo ini hampir sama. Hanya saja, jaminan perhiasan yang masuk tahun ini cukup besar. Sehingga apabila kualitas jaminannya meningkat, maka meningkat pula tebusannya. Artinya, nominal pemasukan juga ikut tinggi.

"Masalahnya berkaitan dengan kualitas jaminan, presentase perhiasan lebih besar kurang lebih 80 % dibanding jaminan yang lain," imbuhnya.

Bambang sapaan akrabnya menambahkan, saat ini masyarakat dan mahasiswa bisa memanfaatkan dengan adanya gadai prima, yaitu gadai yang dikhususkan untuk masyarakat yang belum pernah menjadi nasabah pegadaian. Dengan nominal Rp 50 ribu - Rp 500 ribu dengan jangka waktu tebus 60 hari tanpa bunga alias 0 %.