Pernyataan Buruh Tolak Tenaga Kerja Asing
Peristiwa

Pernyataan Buruh Tolak Tenaga Kerja Asing

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei atau biasa disebut May Day, buruh Kabupaten Sukoharjo menyatakan sikapnya terkait tenaga kerja asing (TKA). Pernyataan itu disampaikan dalam balutan hiburan musik di Alun-alun Satya Negara, Selasa (01/05/2018).

Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Sukoharjo menilai bila persoalan bidang ketenagakerjaan dan perburuhan kian hari kian menumpuk, seiring dengan kebijakan pemerintah yang pro investasi. Semakin banyaknya investor yang masuk, justru tidak membuat kesejahteraan rakyat meningkat.

Ada lima pernyataan yang disampaikan oleh SPSI dalam peringatan May Day. Salah satu isunya terkait TKA yang dinilai banyak membanjiri Indonesia dan membuat buruh lokal terpinggirkan.

Tolak Keppres 20 Tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing. Membanjirnya TKA menjadi bukti nyata lemahnya penegakan hokum perburuhan di Tanah Air,” ujar Sukarno, Ketua SPSI Sukoharjo, Selasa siang.

Selain itu, Peraturan Pemerintah Nomor 78/2018 tentang  Pengupahan juga bukti kebijakan pemerintah pro investasi. Para buruh menuntut untuk dikembalikan formula perhitungan UMK menggunakan survei kebutuhan rill pekerja. 

Strukrur dan skala upah dan upah sektoral tidak serius direalisasikan. Kepesertaan BPJS tenaga kerja dan BOJS kesehatan belum optimal. Kami juga minta proses rekrutmen sesuai perundangan yang berlaku, pantau kembali penerapan penggunaan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT),” terangnya.

Diakhir acara, berlangsung hiburan musik yang diselenggarakan oleh Forum Peduli Buruh (FPB) dan disertai dengan pembagian doorprize. Hadir pula dalam kesempatan itu Bupati Sukoharjo dan Kapolres Sukoharjo.