Harga Cabai Rawit Menggila, Penjual dan Pemilik Usaha Merugi
Ekonomi

Harga Cabai Rawit Menggila, Penjual dan Pemilik Usaha Merugi

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Sudah hampir sepekan harga komoditas cabai di Pasar Ir. Soekarno Sukoharjo berangsur naik. Harga cabai rawit merah yang sebelumnya Rp 40 ribu per kilogram melambung menjadi Rp 55 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Ir. Soekarno, Siyem menjelaskan, sejak seminggu terakhir ini harga cabai rawit merah dibandrol dengan harga Rp 55 ribu per kilogram. Kenaikan harga cabai tersebut, menurutnya, lantaran faktor cuaca buruk sehingga pasokan cabai dari Boyolali menjadi berkurang.

"Sudah seminggu ini, harga cabai naik. Biasanya paling Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu per kilogram. Penyebabnya pasokannya seret (tidak lancar)," papar dia saat ditemui, Selasa (13/3/2018).

Akibat adanya kenaikan harga cabai, jumlah pembeli pun mengalami penurunan. Awalnya para pelanggan membeli cabai mencapai dua kilogram, namun semenjak adanya kenaikan harga pelanggan hanya membeli satu kilogram saja.  

"Sekarang belinya paling hanya satu kilo, bahkan ada yang tidak jadi beli. Harapannya segera stabil harganya," tandasnya.

Kenaikan komoditas cabai juga membuat para pemilik warung makan yang menggunakan cabai sebagai bahan utama harus berputar otak agar biaya rumah tangga tidak membengkak. Salah satu pemilik warung makan, Agung (25) warga Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo memilih mengurangi belanja cabai.

"Pelanggan yang kesini sukanya karena pedas dari bumbu yang saya racik. Mau tidak mau komposisi cabainya dikurangi, kalau tidak memakai cabai rawit hijau," pungkasnya.