Banyak Pupuk Abal-abal, Petani Disarankan Pakai Pupuk Rekomendasi Pemerintah
Ekonomi

Banyak Pupuk Abal-abal, Petani Disarankan Pakai Pupuk Rekomendasi Pemerintah

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Ketersediaan pupuk bagi petani padi dianggap sangat penting karena menunjang hasil produktivitas hasil panen. Keterbatasan pemerintah dalam menyediakan pupuk bersubsidi kepada petani, mengharuskan petani membeli sendiri pupuk untuk memenuhi kebutuhannya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Nety Harjianti, menyampaikan tidak memungkiri banyaknya pupuk abal-abal yang beredar di masyarakat. Hal itu sering menjadikan para petani mengalami penurunan produktivitas panen atau lebih buruknya gagal panen.

"Banyak pupuk NPK yang beredar di masyarakat ‎yang tidak bisa dipertanggungjawabkan isinya. Sehingga ada berbagai merek yang kadang kita temui semacam Poska. Tentu petani harus pintar memilih pupuk," papar dia saat dikonfirmasi, Jumat (9/3/2018).

Dilanjutkan Nety, ia menyarankan kepada petani untuk membeli pupuk Phonska Plus yang diproduksi oleh PT Petrokimia Gresik yang merupakan BUMN Indonesia. Ia menyebut pemerintah saat ini hanya bisa menyediakan 73 persen pupuk bersubsidi dan sisanya petani harus pintar memilih pupuk sendiri. 

"‎Saat ini Petrokimia mengeluarkan pupuk terbarunya yaitu Phonska Plus, yang kandungannya NPK-nya dan kualitasnya sesuai dengan pupuk bersubsidi dari pemerintah. Serta harganya juga terjangkau, sehingga pentani tidak akan dirugikan," tandasnya.

Lebih lanjut, menurut Nety, petani Sukoharjo sudah beradaptasi dengan perkembangan teknologi pertanian. Ia menyakini, dengan berkembangnya teknologi saat ini, petani akan lebih diuntungkan dan dimudahkan dalam mengembangkan pertaniannya.