Curah Hujan Tinggi, Produktivitas Panen Padi Menurun
Peristiwa

Curah Hujan Tinggi, Produktivitas Panen Padi Menurun

Grogol,(sukoharjo.sorot.co)--Curah hujan yang tinggi di akhir tahun 2017 hingga Maret 2018, membuat hasil panen musim tanam pertama (MT 1) agak menurun. Namun dengan berangsur membaiknya cuaca, diprediksi akan membuat hasil panen di MT 1 semakin meningkat.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Dipertan) Sukoharjo, Nety Harjianti, menyampaikan, jika produktifitas terakhir mencapai 7,4 ton/ha, namun di MT 1 ini hanya mencapai 7,2 ton/ha. Menurutnya penurunan tersebut tidak lah terpaut jauh dan masih diprediksi bisa meningkat, lantaran panen raya akan banyak dilakukan di akhir bulan ini.

"Kalau kita ini target panen padi ditahun 2018, ditarget sekitar 56,177 ha, posisi kita baru sampai di 20,000/ ha. Tetapi panen rayanya akan banyak dilakukan di akhir bulan ini, dan kita prediksi masih bisa menambah sekitar 6000 ha lagi untuk tanam. Nanti sambil kita menata agar di bulan Oktober nanti, pada saat penutupan saluran irigasi dari Dam Colo, kita tidak terkendala hal itu," papar dia saat panen raya di lokasi Demplot Petroganik dan Phonska Plus Kelompok Tani Cendono Sari Desa Pandeyan, Grogol, Jumat (9/3).

Sementara, Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, menyampaikan, di tahun 2017, Kabupaten Sukoharjo mampu mencatat prestasi sebagai kabupaten yang mampu mencetak surplus beras tertinggi di Jateng dengan 135.335 ton di tahun 2017 lalu. Dan hal itu menjadikan Kabupaten Sukoharjo menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah. 

"Sesuai catatan Dinas Pertanian dan Perikanan luas lahan hanya 20.518 hektar, Sukoharjo mampu mencapai surplus beras 135.335 ton. Angka tersebut tertinggi di Jateng," tandasnya

Dilanjutkan Wardoyo, kontribusi Sukoharjo untuk produksi padi mencapai 392.587 ton gabah kering giling (GKG) di tahun 2017 yang menjadikan Sukoharjo sebagai penyangga pangan di Jawa Tengah. Capaian tersebut tentunya membuat Sukoharjo sebagai penghasil padi dan beras dengan kualitas dan produktivitas tertinggi.

"Sudah ada banyak bantuan juga yang diberikan pemerintah daerah maupun pusat di bidang pertanian antara lain pembangunan jaringan irigasi, pembuatan sumur dalam, sumur dangkal, subsidi pupuk, subsidi premi asuransi dan juga alat mesin pertanian (Alsintan) pada kelompok tani. Dengan berbagai bantuan ini saya harap produktivitas padi di Sukoharjo tahun ini bisa meningkat,” pungkasnya.