Anggota PPK Dikurangi Jadi Tiga Orang
Politik

Anggota PPK Dikurangi Jadi Tiga Orang

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang, tugas berat akan menanti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Efektivitas PPK dalam melaksanakan Pemilu diuji dikuranginya jumlah personel yang semula lima orang PPK per kecamatan, dipangkas menjadi tiga PPK per kecamatan.

"Pengurangan jumlah PPK tersebut memang sudah sesuai dengan aturan yang ada. Jadi, KPU tinggal melaksanakannya saja," papar Ketua KPU Sukoharjo, Kuswanto, saat melantik anggota PPK dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) terpilih di Pendopo Kabupaten Sukoharjo, Jumat (09/03/2018).

Dijelaskan Kuswanto, pengurangan jumlah PPK sudah melalui proses yang evaluasi secara kinerja dan evaluasi internal dari KPU. Proses evaluasi selama dua minggu sebelumnya, menyangkut dengan kinerja, absensi, komunikasi dan tentunya regenerasi yang harus dilakukan. 

"Jadi masing-masing anggota PPK menilai empat PPK lainnya mulai dari kinerja secara internal. Dari KPU juga melakukan evaluasi yang tentunya kita pertimbangkan juga untuk regenerasinya. Jadi anggota yang akhirnya terpilih, tetap ada komposisi anggota yang baru ikut PPK sebagai langkah regenerasi kedepannya. Dan jumlah tiga orang PPK juga sudah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 Tahun 2018," tandasnya.

Sementara, Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya berharap petugas PPK dan PPS nantinya bekerja dengan sungguh-sungguh dan profesional. 

Dengan berkurangnya jumlah anggota tentunya akan menjadi tugas berat bagi PPK. Pesan saya bekerja dengan sungguh-sungguh dan sesuai aturan. Jangan sampai merubah perolehan suara,” pungkasnya.

Seperti diketahui, ada sebanyak 36 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan 501 Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres). Pelantikan dilakukan oleh Ketua KPU Sukoharjo Kuswanto di Pendopo Graha Satya Praja Pemkab.