Larangan Pakai Gawai Saat Berkendara, Begini Kata Polisi Sukoharjo
Peristiwa

Larangan Pakai Gawai Saat Berkendara, Begini Kata Polisi Sukoharjo

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Pelarangan penggunaan aplikasi Global Positioning System (GPS) pada gawai atau ponsel oleh kepolisian digelontorkan beberapa media nasional beberapa waktu lalu. Namun, tampaknya hal itu belum dilakukan di sejumlah daerah, termasuk salah satunya di Sukoharjo.

Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Sunyono, menyampaikan sejauh ini belum mendapatkan perintah untuk penilangan penggunaan GPS bagi pengendara motor maupun mobil. 

"Sejauh ini belum ada perintah untuk menilang penggunaan GPS di ponsel pintar oleh pengedara. Termasuk di ojek online yang memang kita tahu sering menggunakan GPS sebagai sarana pekerjaan mereka," papar dia saat dikonfirmasi, Selasa (06/03/2018).

Menurutnya, dalam aturan UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat (1), disebutkan setiap pengendara bermotor di jalan wajib mengemudikan dengan wajar dan penuh konsentrasi. Penggunaan aplikasi GPS akan dilarang jika pengendara menggunakan ponsel pintarnya dengan satu tangan. 

"Kalau yang kita tahu kan sekarang biasanya handphonenya itu ditempelkan di speedometer jadi kalau dari pandangan kami tidak terlalu mengganggu, sama halnya kalau memperhatikan speedometer. Beda kalau semisal mengendarai sambil tangan kiri memegang handphone, itu akan tentu mengganggu konsentrasi," tandasnya

Dilanjutkan Sunyono, saat ini pihak Satlantas Sukoharjo masih berkosentrasi menilang pengendara maupun pengemudi yang kedapatan menggunakan handphone dan mabuk saat mengemudi. Menurutnya dua pelanggaran tersebut jelas melanggar aturan UU Nomor 22 Tahun 2009.

"Kami masih fokus pada penilangan pengendara yang ketahuan memegang HP dan mabuk saat berkendara. Karena hal itu jelas mengganggu konsentrasi dan bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas," tutupnya.