Kecelakaan Beruntun Lima Mobil dan Satu Bus, Biang Kerok Kabur
Peristiwa

Kecelakaan Beruntun Lima Mobil dan Satu Bus, Biang Kerok Kabur

Gatak,(sukoharjo.sorot.co)--Sebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan 5 kendaraan ‎roda empat dan satu bus terjadi di ruas jalan searah menuju Yogyakarta tepatnya di depan SPBU Karangduren, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Rabu (8/3/2018).

Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Sunyono, menyampaikan kecelakaan tersebut terjadi pukul 15.00 WIB di saat hujan deras mengguyur wilayah Sukoharjo. Kendaraan yang terlibat kecelakaan antara lain mobil Grand Max AD 1888 TV, Toyota Avanza AD 8635 AL, Nissan Grand Livina AD 9268 DU, Grand Livina Silver AD 9385 LP dan sebuah Bus Sumber Kencono W 7172 UZ‎.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula‎ saat mobil Grand Max AD 1888 TV, Toyota Avanza AD 8635 AL, Nissan Grand Livina AD 9268 DU, Grand Livina Silver AD 9385 LP, bus Sumber Kencono W 7172 UZ berjalan beriringan dari arah selatan menuju ke utara dari arah Surakarta. Kondisi jalan yang hujan dan banyak genangan air membuat beberapa lubang di sejumlah ruas jalan tak terlihat oleh pengemudi.

"Saat sampai di TKP, ada mobil Pajero Sport yang tak dikenal di depan mobil dan bus tadi melakukan pengereman mendadak untuk menghindari genangan air. Mobil Grand Max AD 1888 TV yang ada tepat di belakang Pajero juga mengerem untuk menghindari benturan dengan kendaraan di depannya.‎ Karena jarak yang sudah terlalu dekat, Toyota Avanza AD 8635 AL tidak bisa menghindari tabrakan dengan kendaraan di depannya. Lalu disusul dengan Nissan Grand Livina AD 9268 DU ditabrak Grand Livina Silver AD 9385 LP dan Bus Sumber Kencono W 7172 UZ  terjadilah laka beruntun," papar dia saat dikonfirmasi, Kamis (08/03/2018).

Dilanjutkan Sunyono, mobil Pajero yang menjadi penyebab kecelakaan beruntun tersebut lantas meninggalkan lokasi kejadian. Beruntung akibat kecelakaan beruntun tersebut, tidak terdapat korban jiwa. 

"Total kerugian akibat kecelakaan itu mencapai Rp 45 juta. Dan dari laporan anggota diselesaikan secara kekeluargaan," pungkasnya.