Diduga Tercemar Air Limbah, Ratusan Ikan di Sungai Gupit Mati
Peristiwa

Diduga Tercemar Air Limbah, Ratusan Ikan di Sungai Gupit Mati

Nguter,(sukoharjo.sorot.co)--Limbah cair PT Rayon Utama Makmur (RUM) yang dibuang di sungai yang melintasi Desa Gupit, Kecamatan Nguter, mengakibatkan ratusan ikan kecil yang ada di sungai tersebut mati. Warga mengetahui perihal kejadian tersebut sekitar pukul 11.30 WIB di jembatan tenongan, belakang SMAN 1 Nguter, Selasa (13/02/2018).

"Ini tadi warga menemukan banyak ikan yang hidup di sungai ini mati. Sungai ini menjadi jalur pembuangan limbah cair dari PT RUM yang akan dialirkan menuju ke Sungai Bengawan Solo," ujar Koordinator Masyarakat Peduli Lingkungan (MPL), Ari Suwarno, Selasa (13/2/2018).

Ari mengatakan, ikan yang mati kebanyakan adalah ikan yang sudah tumbuh dan berkosistem sejak lama di sungai tersebut. Sejumlah ikan seperti ikan wade, dan ikan paray yang sudah tidak bernyawa hanyut mengikuti derasnya arus sungai. 

"Ini bukan karena diapotas, sebab jam 11.00 WIB-12.00 WIB itu waktu dimana PT RUM membuang limbah cairnya. Sedangkan warna air dan baunya ketara banget serta bila orang nyebur ke sungai bisa terasa gatal di badan. Ini bukti kalau limbah PT RUM itu betul betul berbahaya, apakah ini bukan termasuk pelanggaran berat. Ini sudah merupakan kejahatan lingkungan," tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ahli Lingkungan yang menangani persolan limbah PT RUM, Prabang Listiyono,  mengatakan persoalan ikan mati tersebut merupakan pengawasan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo.

"Saya menunggu laporan resmi dari DLH Sukoharjo, sebagai instansi pengawas untuk uji kualitas air sungai dan outlet pipa PT RUM yang langsung ke sungai. Sehingga saya bicara berdasarkan data laboratorium," ujarnya

Sementara, jajaran pimpinan PT RUM saat akan dikonfirmasi terkait kejadian tersebut belum memberikan jawaban. Saat coba dihubungi untuk konfirmasi, hingga berita ini ditayangkan belum ada balasan.