Resmi Dibentuk, Gakkumdu Siap Tangani Pelanggaran Pemilu
Hukum & Kriminal

Resmi Dibentuk, Gakkumdu Siap Tangani Pelanggaran Pemilu

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018, tiga instansi menandatangi MoU pembentukan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di Kantor Kejaksaan Negeri Sukoharjo, Senin, (12/2). Tuga instansi yakni Panitia Pengawas Kabupaten (Panwaskab) Sukoharjo, Polres Sukoharjo dan Kejaksaan Negeri Sukoharjo

Pembentukkan Gakkumdu bertujuan untuk menyamakan pemahaman dan pola penanganan tindak pidana pemilihan dari ketika instansi tersebut. Pembentukan Gakkumdu diatur dalam Pasal 152 UU No 1 Tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU nomer 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Undang-Undang yang telah diadakan perubahan kedua dengan UU No 10 tahun 2016.

Koordinator Gakkumdu, Eko Budiyanto, menyampaikan tugas dari Gakkumdu nantinya akan mengawasi proses jalannya pemilu di Kabupaten Sukoharjo. Masa kerja Gakkumdu sendiri akan berlangsung hingga 9 bulan mendatang.

Dengan adanya kerjasama ini, semoga koordinasi antar instansi akan lebih baik dan sepemahaman dalam mengawasi jalannya pemilu,” ujarnya.

Ditambahkan Eko, Gakkumdu juga menyampaikan laporan pelaksanaan penanganan tindak pidana pemilihan dan pemilu kepada Gakkumdu tingkat Provinsi Jawa Tengah. 

Sementara, Kajari Sukoharjo Bambang Marwoto mengatakan, Sentra Gakkumdu harus benar-benar netral dalam Pilgub. Jika nantinya ditemukan pelanggaran yang memenuhi unsur, akan ditindaklanjuti dan dilakukan penyidikan.

Koordinasi harus diintensifkan. Mudah-mudahan tidak ada pelanggaran. Kalau ada dan memenuhi unsur pidana pemilu, ya ditingkatkan sesuai batasan waktu yang ada yakni 14 hari. Jangan sampai melewati batas waktu yang ada, karena akan ditolak di tingkat pengadilan,” katanya.