Banser Sukoharjo Kecam Aksi Penyerangan Jemaat Gereja Santa Lidwina
Sosial

Banser Sukoharjo Kecam Aksi Penyerangan Jemaat Gereja Santa Lidwina

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Sukoharjo, mengecam aksi penyerangan kepada jemaat di Gereja Santa Lidwina Stasi Bedog, Minggu (11/2) pagi kemarin. Akibat aksi pelaku bernama Suliyono (22), asal Banyuwangi Jawa Timur, empat orang mengalami luka bacok dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Pelaku diketahui seorang mahasiswa dan menjadi [pernah menjadi santri di Pondok Pesantren Sirojul Muhlisin, Magelang Jawa Tengah. Apa yang dilakukan oleh pemuda tersebut sangat bertentangan dengan nilai dan ajaran agama Islam.

Sangat jelas tindakan yang dilakukan itu sangat keji, dan pelaku ini menurut saya gila. Tapi bukan gila secara psikologi, tapi tergila-gila agama,” ujar Komandan Banser Sukoharjo, Dwi Nugroho Kustanto Senin (11/2/2018)

Dari info yang ia dapatkan, pelaku berbuat nekat karena diduga terindikasi radikalisme pasca Pilkada DKI Jakarta.‎ Dengan latar belakang itu, jelas ada motif di balik di serangkaian aksi teror yang terjadi di beberapa daerah akhir - akhir ini. 

Sebelumnya ada teror kepada tokoh NU, setelah itu Bhiksu di Tangerang dan sekarang umat Khatolik di Sleman. Aparat Kepolisian harus mengusut tuntas kasus ini, termasuk kasus-kasus yang sebelumnya,” tandasnya.

Pihaknya menginstruksikan kepada seluruh anggota Banser di Sukoharjo untuk mewaspadai aksi-aksi teror tersebut. Ia juga meminta agar anggota Banser selalu bersinergi dengan aparat hukum di wilayah masing-masing untuk ikut menjaga khamtibmas.